Aplikasi dompet digital OVO memudahkan masyarakat dalam melakukan berbagai transaksi nontunai, mulai dari membayar tagihan, membeli pulsa, memesan tiket, hingga mengirim uang. Layanan isi ulang saldo yang fleksibel menjadi salah satu keunggulan utama platform ini. Pengguna dapat memanfaatkan jaringan perbankan untuk melakukan pengisian saldo secara online. Berdasarkan data per 27 Juli 2023, terdapat sekitar 26 bank di Indonesia yang telah terintegrasi untuk melayani pengisian saldo OVO, termasuk bank swasta maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti Bank Mandiri.
Setiap lembaga perbankan menerapkan aturan tersendiri yang memengaruhi saldo akhir yang diterima pengguna. Secara khusus, kebijakan biaya admin top up OVO via m-banking menjadi aspek krusial yang perlu diperhatikan sebelum melakukan transaksi. Sebagai contoh, transaksi pengisian melalui layanan mobile banking BCA menetapkan batas minimal pengisian sebesar Rp 20.000. Untuk setiap transaksi tersebut, pengguna dikenakan biaya administrasi sebesar Rp 1.000 yang langsung dipotong dari nominal saldo yang dimasukkan. Dengan demikian, saldo bersih yang masuk ke akun OVO akan berkurang senilai biaya administrasi tersebut.
Bagi nasabah bank BUMN seperti BRI, pengisian saldo juga dapat dilakukan melalui jaringan ATM dengan memasukkan kode virtual account BRIVA 88099 diikuti dengan nomor telepon yang terdaftar pada akun OVO. Pengguna juga dapat memanfaatkan aplikasi SIM Toolkit (STK) yang terpasang otomatis pada perangkat digital untuk mengonfigurasi sistem jaringan GSM atau kartu SIM dalam mengakses layanan perbankan. Ketentuan tarif dan mekanisme potongan ini bervariasi tergantung pada kebijakan masing-masing bank yang bekerja sama dengan OVO.
DBS Andalkan Jaringan 19 Negara Genjot Bisnis Otomotif Indonesia

Selain melalui aplikasi perbankan langsung, pengisian saldo OVO dapat dilakukan melalui platform e-commerce seperti Tokopedia, yang kini menggunakan OVO sebagai salah satu metode pembayaran resmi menggantikan dompet digital TokoCash. Proses pengisian melalui Tokopedia memerlukan batas minimal transaksi yang lebih tinggi, yaitu sebesar Rp 50.000, dan pembayaran harus diselesaikan dalam jangka waktu maksimal 24 jam. Biaya admin untuk metode pembayaran instan, transfer bank, virtual account, atau debit instan di platform ini ditetapkan sebesar Rp 1.000. Namun, jika pengguna memilih menggunakan kartu debit langsung, biaya yang dikenakan adalah sebesar 1,5 persen dari total nominal pengisian.
Bagi pengguna yang ingin menghindari biaya administrasi tambahan, pengisian saldo melalui pengemudi Grab dapat menjadi pilihan alternatif yang efisien. Pengisian saldo lewat pengemudi Grab tidak dikenakan biaya transaksi sama sekali, di mana pengemudi akan memindahkan dana dari dompet tunai mereka langsung ke dompet digital OVO milik pengguna. Sementara itu, untuk pengisian melalui gerai retail fisik, besaran biaya administrasi sepenuhnya mengikuti kebijakan masing-masing gerai yang bersangkutan.
OJK Sebut Icomex & POJK Bursa Mineral Siap Meluncur 17 September

Setelah saldo terisi, pengguna OVO dapat memanfaatkannya untuk berbagai keperluan transaksi harian. Apabila pengguna ingin memperluas fungsi akun agar bisa mengirimkan uang kembali ke berbagai rekening bank, status keanggotaan harus ditingkatkan terlebih dahulu menjadi OVO Premier. Dengan memahami rincian biaya dan batasan minimal transaksi dari berbagai saluran ini, pengguna dapat merencanakan transaksi keuangan digital dengan lebih cermat dan menghindari pengeluaran tidak terduga akibat akumulasi biaya admin.






