tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & TransportasiPopuler
Beranda/Analisis Politik

Panduan Menganalisis Peluang Partai Politik Baru Yahudi-Arab pada Pemilihan Umum Israel

Sri NugrohoDiterbitkan 3 Agu 2026 - 18.06 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Panduan Menganalisis Peluang Partai Politik Baru Yahudi-Arab pada Pemilihan Umum Israel
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Pemilihan Umum di Israel telah dijadwalkan untuk berlangsung pada tanggal 27 Oktober mendatang. Menjelang pelaksanaan pemilu tersebut, sebuah partai politik baru yang menggabungkan unsur Yahudi dan Arab bernama A Place for Us All telah resmi masuk ke dalam bursa pencalonan. Berdasarkan laporan yang diterbitkan oleh Reuters pada hari Rabu, 29 Juli 2026, partai ini hadir dengan tujuan utama untuk menggulingkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu beserta pemerintahan sayap kanannya. Bagi pihak yang ingin mengkaji dinamika ini, terdapat beberapa langkah penting untuk mengurai bagaimana partai baru ini berusaha menggaet pemilih muda serta kelompok masyarakat yang merasa terasingkan dari sistem politik saat ini.

Langkah pertama dalam kajian ini adalah menelusuri akar pembentukan partai serta target demografisnya. Partai A Place for Us All diusung oleh para pemimpin dari sebuah gerakan protes sayap kiri yang dikenal dengan nama Standing Together. Gerakan ini memiliki fokus utama dalam memperjuangkan perdamaian dan kesetaraan sosial. Co-leader A Place for Us All, Alon-Lee Green, menyatakan bahwa mereka ingin berbicara secara langsung kepada para pemilih muda yang memilih berdiam diri di rumah karena merasa tidak dipedulikan oleh sistem politik. Hal ini menjadi krusial mengingat pemilu ini merupakan ajang nasional pertama sejak terjadinya serangan Hamas pada tanggal 7 Oktober 2023 serta perang Gaza, yang telah memicu ketegangan hubungan antara warga Yahudi dan Arab di dalam negeri.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & Transportasi

Halaman

Baca Juga

Mengapa Pelaku Usaha Mikro di Indonesia Membatasi QRIS? Simak Temuan Bank Dunia

Mengapa Pelaku Usaha Mikro di Indonesia Membatasi QRIS? Simak Temuan Bank Dunia

Langkah kedua adalah memetakan kondisi masyarakat Arab di Israel yang mencakup seperlima dari total keseluruhan populasi negara tersebut. Masyarakat dari kelompok ini kerap mengeluhkan perlakuan diskriminatif sebagai warga kelas dua. Kondisi tersebut dinilai menjadi semakin memburuk di bawah pemerintahan Benjamin Netanyahu, yang saat ini menaungi para pejabat menteri dengan haluan ekstremis. Pada pemilihan umum tahun 2022, tingkat partisipasi pemilih Arab tercatat sangat rendah, yakni hanya mencapai angka 53,2 persen. Rendahnya tingkat partisipasi inilah yang menjadi salah satu faktor kunci kembalinya Netanyahu ke kursi kekuasaan pada masa itu.

Langkah ketiga mengharuskan pengamat untuk memperhitungkan aturan batas ambang parlemen atau electoral threshold di Israel, yang ditetapkan sebesar 3,25 persen. Para analis dan pengamat politik menilai bahwa kemunculan partai baru ini membawa risiko memecah suara warga minoritas. Suara yang terbuang pada partai kecil yang gagal melewati ambang batas tersebut dikhawatirkan akan semakin memperlemah tingkat keterwakilan warga Arab di parlemen atau Knesset. Pakar Masyarakat Arab dari Israel Democracy Institute, Arik Rudnitzky, menegaskan bahwa setiap suara yang diberikan kepada partai semacam itu hanya akan berujung pada pemborosan suara, sebuah kerugian yang tidak mampu ditanggung oleh masyarakat Arab saat ini.

Baca Juga

Panduan Pengelolaan Dana Abadi Bantuan Internasional Berdasarkan PMK Nomor 53 Tahun 2026

Panduan Pengelolaan Dana Abadi Bantuan Internasional Berdasarkan PMK Nomor 53 Tahun 2026

Langkah keempat berfokus pada respons dari tokoh politik lain serta dinamika koalisi menjelang pemungutan suara. Benjamin Netanyahu secara historis sering memanfaatkan narasi ketakutan terhadap tingginya suara dari warga Arab sebagai alat untuk memobilisasi basis pendukung sayap kanannya. Di sisi lain, pimpinan partai A Place for Us All secara tegas membantah adanya tuduhan mengenai fragmentasi suara akibat kehadiran mereka. Meskipun demikian, para pimpinan partai Arab senior telah mengeluarkan imbauan agar partai baru tersebut mengkalkulasi ulang langkah politiknya. Imbauan ini bertujuan untuk memberikan jalan bagi terciptanya persatuan dalam koalisi utama.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Timur TengahPemilu IsraelBenjamin NetanyahuA Place for Us AllStanding Together

Berita Terbaru Lainnya

Strategi Mitigasi Risiko Keamanan Pekerja Proyek Infrastruktur di Wilayah KonflikMitigasi Risiko Penagihan Piutang Transaksi Berdasarkan Kasus KiaracondongMengapa Pelaku Usaha Mikro di Indonesia Membatasi QRIS? Simak Temuan Bank DuniaPanduan Pengelolaan Dana Abadi Bantuan Internasional Berdasarkan PMK Nomor 53 Tahun 2026Panduan Kepatuhan Lingkungan Bisnis di Bandung, Sanksi Penebangan Pohon bagi Tempat UsahaCara Mengelola Konten Promosi Digital agar Bebas dari Pelanggaran Hukum Perlindungan AnakEtika Monetisasi Konten Digital, Risiko Hukum Merekam Tanpa Izin Berkaca dari Kasus GIIAS 2026Pemberdayaan Pengusaha Ultra Mikro oleh PNM melalui Program Mekaar

Paling Banyak Dibaca

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

Ekonomi & Keuangan

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

1 Agu 2026

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

Literasi Digital

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

1 Agu 2026

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

Ekonomi & Bisnis

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

1 Agu 2026

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

Profesi & Regulasi

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026Ekonomi & Keuangan 路 1 Agu 2026
  2. 2Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era DigitalLiterasi Digital 路 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama ProdusenEkonomi & Bisnis 路 1 Agu 2026
  4. 4Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026
  5. 5Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap