Pergerakan nilai tukar rupiah dan proyeksi laju pertumbuhan ekonomi nasional menjadi indikator penting bagi para pelaku ekonomi digital di Indonesia. Pada penutupan perdagangan Kamis, 30 Juli 2026, nilai tukar rupiah tercatat melemah 38 poin atau 0,21 persen ke posisi Rp 18.111 per dolar AS. Tren pelemahan yang berlanjut di atas level Rp 18.000 per dolar AS ini kembali terjadi setelah pengumuman pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo pada awal pekan. Pada saat yang bersamaan, para ekonom memperkirakan pertumbuhan ekonomi domestik pada kuartal II 2026 akan melambat ke kisaran 4,8 persen hingga 4,9 persen, turun dari capaian kuartal I 2026 yang berada di angka 5,61 persen.








