tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi

Pasokan Gandum Murah Terganggu Perang, Apakah Harga Mie Bakal Naik?

Andi SompaDiterbitkan 21 Agu 2026 - 13.09 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pasokan Gandum Murah Terganggu Perang, Apakah Harga Mie Bakal Naik?
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Ketegangan yang terjadi antara Rusia dan Ukraina kian memberikan dampak nyata terhadap rantai pasok pangan global. Konflik yang menyasar kapal-kapal dan pelabuhan di kawasan Laut Hitam telah secara langsung mengganggu pasokan biji-bijian dari kedua negara tersebut ke pasar ekspor dunia. Laut Hitam, yang selama ini menjadi jalur distribusi krusial bagi perdagangan komoditas pangan, kini menghadapi hambatan besar akibat situasi keamanan yang tidak kondusif bagi kapal dan pelabuhan. Akibat terganggunya jalur distribusi tersebut, efek kenaikan harga komoditas biji-bijian di pasar internasional pun menjadi hal yang tidak dapat terelakkan. Kenaikan harga ini terutama terjadi pada komoditas biji-bijian penting seperti gandum, yang pasokannya kini terhambat untuk dikirimkan ke berbagai negara tujuan ekspor di seluruh dunia.

Situasi ketegangan di Laut Hitam ini tidak hanya menjadi masalah bagi negara-negara di kawasan Eropa, melainkan juga berimbas langsung pada negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Indonesia sendiri tercatat masih aktif mengimpor gandum murah dari Rusia dan Ukraina untuk memenuhi berbagai kebutuhan industri dan konsumsi masyarakat. Ketika pasokan gandum murah dari kedua negara yang sedang bertikai tersebut terganggu akibat konflik yang menyasar kapal dan pelabuhan di Laut Hitam, Indonesia pun harus bersiap menghadapi konsekuensinya. Kenaikan harga komoditas biji-bijian internasional dan terganggunya pasokan global ini dipastikan akan berdampak langsung pada kelangsungan industri dalam negeri di Indonesia yang menggunakan gandum sebagai bahan baku utama.

Baca Juga

Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Untuk menganalisis lebih dalam mengenai dampak dari gangguan pasokan gandum di Laut Hitam terhadap pasar domestik Indonesia, sebuah dialog khusus telah dilaksanakan pada hari Jum'at, 21 Agustus 2026. Dialog interaktif tersebut mempertemukan Shania Alatas dengan Commodity Expert CNBC Indonesia, Emanuella Egatirta, dalam program Squawk Box yang disiarkan oleh CNBC Indonesia dari Jakarta. Dalam dialog tersebut, dibahas secara mendalam mengenai bagaimana ketegangan geopolitik antara Rusia dan Ukraina di Laut Hitam secara langsung menekan jalur perdagangan komoditas biji-bijian dunia dan bagaimana implikasinya terhadap perekonomian serta industri nasional di Indonesia.

Baca Juga

MNK Rokan, Tonggak Baru Pertamina Kembangkan Migas Non Konvensional

MNK Rokan, Tonggak Baru Pertamina Kembangkan Migas Non Konvensional

Melalui diskusi di Squawk Box tersebut, dijelaskan bahwa kenaikan harga komoditas biji-bijian seperti gandum yang tidak dapat terelakkan ini akan memicu tekanan bagi para pelaku industri dalam negeri. Mengingat Indonesia masih sangat bergantung pada impor gandum murah dari Rusia dan Ukraina, hambatan pengiriman akibat konflik yang menyasar pelabuhan dan kapal di Laut Hitam ini menjadi perhatian serius. Gangguan pasokan dan lonjakan harga biji-bijian global diprediksi akan memengaruhi biaya produksi pada industri domestik di Indonesia. Dengan demikian, perkembangan situasi konflik di Laut Hitam akan terus menjadi faktor penentu bagi stabilitas harga dan ketersediaan pasokan gandum serta produk turunannya di pasar Indonesia ke depan.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Laut Hitam

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap