Pemerintah Kota Pekanbaru mengambil langkah terpadu menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta penurunan kualitas udara yang kian mengkhawatirkan. Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho resmi menerbitkan Surat Edaran yang menginstruksikan pelaksanaan Salat Istisqa secara serentak di seluruh penjuru kota pada Rabu, 26 Agustus 2026, mulai pukul 09.00 WIB.
Pelaksanaan doa bersama dan salat minta hujan tersebut dipusatkan di satu titik lokasi yang telah ditentukan pada masing-masing kecamatan. Agenda ini digelar sebagai ikhtiar spiritual untuk mengetuk pintu langit agar hujan segera membasahi wilayah Pekanbaru dan sekitarnya.
Agung Nugroho menjelaskan bahwa kondisi kabut asap pekat yang menyelimuti wilayah permukiman tidak semata-mata bersumber dari titik api di dalam kota. Pola pergerakan angin membawa asap dari titik-titik kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di berbagai daerah lain, termasuk dari provinsi tetangga.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Melalui momentum bersujud bersama ini, masyarakat diajak mendoakan keselamatan para petugas dan relawan yang terus berjuang di garis depan pemadaman. Apresiasi dan doa ditujukan langsung kepada jajaran TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Manggala Agni, serta masyarakat peduli api yang bertaruh nyawa menjinakkan kobaran api di lapangan.
Seruan doa tidak terbatas bagi umat Muslim semata. Pemerintah kota juga mengimbau umat beragama lain untuk turut memanjatkan doa menurut tata cara agama dan kepercayaan masing-masing demi keselamatan bersama serta pemulihan kualitas udara di Kota Bertuah.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Di samping upaya spiritual, Pemko Pekanbaru kembali memperingatkan warga dan korporasi agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar. Praktik pembakaran dinilai sangat berbahaya dan berpotensi memicu eskalasi bencana kabut asap di tengah musim kering.
Masyarakat yang mendapati kemunculan titik api atau situasi darurat karhutla diminta segera membuat laporan melalui layanan darurat bebas pulsa TRC 112 Pekanbaru AMAN dengan menghubungi saluran telepon 112.






