PT Pertamina (Persero) kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat internasional dengan meraih penghargaan bergengsi Outstanding SDG Innovator 2026. Pencapaian luar biasa ini secara resmi diumumkan dalam ajang penganugerahan SDG Innovation Accelerator for Young Professionals 2026 yang diselenggarakan secara langsung oleh United Nations Global Compact (UNGC) di Jakarta. Prestasi berskala dunia ini berhasil dicapai oleh perusahaan melalui sebuah inovasi unggulan yang bertajuk Bioenergy Lestari: Unlocking The Integrated Sustainable Energy Solution. Konsep inovatif ini dirancang khusus untuk menghadirkan wajah baru bagi pengelolaan kawasan perhutanan sosial di Indonesia, sekaligus mengoptimalkan potensi ekonomi dan energi yang terpendam di dalamnya.
Apa sebenarnya tujuan utama dari program SDG Innovation Accelerator for Young Professionals dan bagaimana relevansinya bagi bisnis Pertamina? Program tersebut merupakan sebuah inisiatif global yang diinisiasi oleh UNGC guna mendorong lahirnya berbagai inovasi bisnis yang mampu mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) secara menyeluruh. Bagi Pertamina, penghargaan ini menjadi bukti nyata atas keberhasilan strategi inovasi internal mereka di bidang energi. Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menjelaskan secara langsung bahwa penghargaan tersebut membuktikan bahwa inovasi yang dikembangkan oleh Pertamina mampu mengintegrasikan aspek keberlanjutan lingkungan dengan penciptaan nilai bisnis yang nyata bagi pertumbuhan perusahaan maupun kesejahteraan masyarakat luas.
Bagaimana konsep dasar dari inovasi Bioenergy Lestari yang dikembangkan oleh Pertamina untuk sektor perhutanan sosial ini? Bioenergy Lestari dikembangkan secara khusus untuk mengubah kawasan hutan menjadi sebuah ekosistem produktif yang memiliki nilai guna tinggi. Ekosistem ini tidak hanya dirancang untuk menghasilkan energi terbarukan dan memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga ditujukan untuk membuka berbagai peluang bisnis berkelanjutan di masa depan. Konsep ini membangun ekosistem bioenergi berbasis perhutanan sosial dengan cara mengintegrasikan kegiatan konservasi hutan, pemberdayaan masyarakat sekitar, serta pengembangan rantai nilai energi terbarukan. Kesuksesan inovasi ini terwujud berkat kolaborasi lintas fungsi di internal Pertamina yang secara apik memadukan inovasi teknologi, keberlanjutan, komunikasi, dan pemberdayaan masyarakat menjadi satu kesatuan.
Laba Usaha InJourney Naik 10%, Ini Pesan BP BUMN

Di mana proyek percontohan program energi bersih ini dijalankan dan jenis komoditas apa yang dimanfaatkan oleh perusahaan? Dalam upaya pengembangan energi bersih dan terbarukan ini, sweet sorghum atau sorgum manis menjadi salah satu komoditas utama yang sedang dikaji secara mendalam sebagai alternatif bahan baku pembuatan bioetanol. Guna menguji konsep tersebut secara nyata di lapangan, Pertamina melalui Pertamina Foundation telah menjalin kolaborasi strategis dengan pihak akademisi, yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM). Keduanya secara bersama-sama telah memulai sebuah proyek percontohan budidaya sweet sorghum. Proyek percontohan ini dilaksanakan secara terukur di atas lahan seluas tiga hektare yang berlokasi di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) UGM, tepatnya di wilayah Blora, Provinsi Jawa Tengah.
Bagaimana program Bioenergy Lestari ini dapat memberikan dampak ekonomi yang positif dan peluang penghasilan baru bagi masyarakat sekitar? Selain berfokus pada peningkatan ketahanan energi nasional, inovasi ini juga secara aktif mendorong terciptanya konsep ekonomi sirkular di lingkungan masyarakat. Hal ini diwujudkan secara konkret melalui pemanfaatan berbagai produk samping yang memiliki nilai tambah ekonomi. Pemanfaatan produk sampingan dari proses pengolahan bioenergi ini secara langsung ditujukan untuk membuka peluang usaha baru bagi masyarakat yang bermukim di sekitar kawasan hutan. Melalui terciptanya peluang usaha baru tersebut, program ini diharapkan dapat membantu meningkatkan pendapatan masyarakat lokal secara signifikan sekaligus memperkuat keekonomian dari pengembangan bioenergi itu sendiri.
Intip ke dalam 'Kos-kosan Barang' di DKI, Sewa Rp320.000-Tembus 7 Juta

Bagaimana status pelaksanaan proyek Bioenergy Lestari saat ini berdasarkan kajian bisnis dan operasional yang sedang berjalan? Saat ini, inisiatif pemanfaatan energi tersebut dikerjakan melalui tahap pengkajian dan proyek percontohan yang terencana. Komoditas sweet sorghum masih terus dikaji secara komprehensif kelayakannya sebagai alternatif bahan baku bioetanol. Proyek budidaya yang sedang berjalan juga difokuskan pada area percontohan awal seluas tiga hektare di Blora bersama UGM. Melalui langkah-langkah strategis dan terukur ini, integrasi antara pemanfaatan kawasan perhutanan sosial, pemberdayaan masyarakat, dan produksi energi terbarukan diharapkan dapat berjalan beriringan untuk memberikan manfaat ekonomi yang optimal bagi seluruh pihak yang terlibat.






