tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi Digital & Pendapatan

Peluang Ekonomi dan Kemitraan di Kawasan Peternakan Terintegrasi Ciangir

Fitri LimbongDiterbitkan 1 Agu 2026 - 11.56 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Peluang Ekonomi dan Kemitraan di Kawasan Peternakan Terintegrasi Ciangir
Foto/Ilustrasi: Republika
A-A+

Pembangunan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi Ciangir di Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Banten, membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal. Proyek berskala besar ini diproyeksikan menelan nilai investasi sekitar Rp1 triliun. Lahan seluas 20 hektare tersebut akan dikembangkan menjadi pusat penggemukan sapi dan kawasan ketahanan pangan. Bagi para pelaku usaha, nilai investasi yang besar ini menandakan adanya perputaran ekonomi jangka panjang. Pengembangan kawasan ini bertujuan utama untuk memperkuat pasokan daging sapi sekaligus mendukung ketahanan pangan bagi masyarakat di wilayah Jakarta. Dengan alokasi dana yang signifikan, proyek ini menjadi salah satu pendorong aktivitas ekonomi di sekitar wilayah Banten dan sekitarnya.

Langkah strategis ini merupakan tindak lanjut dari persetujuan penggunaan Barang Milik Daerah (BMD). Persetujuan tersebut dikeluarkan oleh Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD) Provinsi DKI Jakarta untuk mengoptimalkan aset yang ada. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa lahan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Ciangir tersebut akan dikembangkan secara khusus sebagai kawasan ketahanan pangan. Pengembangan ini tidak hanya berfokus pada peternakan sapi, tetapi juga mencakup sektor perikanan dan pertanian. Selain itu, Pramono Anung juga menegaskan bahwa kawasan tersebut sama sekali tidak akan difungsikan sebagai lokasi alternatif untuk Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang. Fokus utamanya murni untuk membangun ekosistem ketahanan pangan yang terintegrasi dan produktif.

Baca Juga

Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Dalam operasionalnya, proyek ini dikelola langsung oleh Perumda Dharma Jaya. Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, menjelaskan bahwa kawasan ini akan dikembangkan sebagai peternakan sapi terpadu dengan fasilitas yang komprehensif. Di atas lahan seluas 20 hektare tersebut, akan dibangun berbagai infrastruktur pendukung, mulai dari kandang penggemukan, kandang karantina, hingga rumah potong hewan (RPH). Selain itu, terdapat juga lahan khusus untuk penanaman hijauan pakan ternak. Pengelolaan seluruh fasilitas ini akan menerapkan sistem modern yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi serta produktivitas hasil peternakan. Penggunaan teknologi juga akan diterapkan agar kebutuhan pakan ternak dapat dipenuhi secara mandiri, sehingga kualitas sapi yang dihasilkan tetap terjaga dengan baik.

Kehadiran kawasan peternakan terintegrasi ini membawa potensi dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat di sekitar Kabupaten Tangerang dan Banten. Dengan nilai investasi mencapai Rp1 triliun, proyek ini diproyeksikan mampu menyerap banyak tenaga kerja dari berbagai bidang, mulai dari tahap konstruksi hingga operasional sehari-hari. Selain penyerapan tenaga kerja, peluang ekonomi lain yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat adalah kemitraan dalam penyediaan hijauan pakan ternak. Kemitraan ini membuka jalan bagi pemberdayaan pelaku usaha lokal di sektor pertanian dan logistik. Keterlibatan masyarakat sekitar dalam rantai pasok pakan ternak ini diharapkan mampu menciptakan sumber pendapatan baru dan menggerakkan roda perekonomian di tingkat daerah.

Baca Juga

Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Meskipun menawarkan berbagai peluang ekonomi, realisasi dari proyek Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi Ciangir ini masih membutuhkan waktu. Saat ini, proyek tersebut masih berada pada tahap awal yang meliputi koordinasi lintas instansi, sosialisasi kepada masyarakat sekitar, serta proses pengurusan perizinan. Pembangunan infrastruktur kawasan itu sendiri dijadwalkan baru akan dimulai pada bulan November tahun 2026. Dengan adanya jeda waktu hingga akhir 2026, para pelaku usaha lokal memiliki kesempatan untuk mempersiapkan diri. Persiapan yang matang, baik dalam peningkatan kapasitas tenaga kerja maupun perencanaan kemitraan penyediaan pakan, akan sangat menentukan seberapa besar manfaat ekonomi yang bisa diraih saat proyek ini mulai beroperasi secara penuh.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

peluang usahaInvestasi DaerahKetahanan PanganKawasan Peternakan CiangirPerumda Dharma Jaya

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap