Sebuah program pengendalian lingkungan di Amerika Serikat kini membuka peluang pendapatan yang sangat menggiurkan bagi para pelaku usaha jasa kelautan setempat. Departemen Sumber Daya Alam Maryland meluncurkan inisiatif khusus untuk mengendalikan populasi lele biru (blue catfish) yang kini menjadi ancaman serius bagi ekosistem perairan mereka. Melalui program ini, pemerintah setempat bersedia memberikan insentif hingga US$ 1.500 atau setara dengan sekitar Rp 26,8 juta per perjalanan bagi para kapten kapal sewaan dan pemandu memancing yang bersedia berpartisipasi. Langkah ini menjadi angin segar bagi para penyedia jasa wisata air yang ingin mengoptimalkan pendapatan mereka sekaligus membantu memulihkan keseimbangan alam.
Munculnya program berinsentif besar ini tidak lepas dari sejarah panjang penyebaran lele biru di kawasan tersebut. Ikan lele biru awalnya diperkenalkan ke sungai-sungai di Teluk Chesapeake yang berada di wilayah Virginia pada rentang waktu antara tahun 1960-an hingga 1980-an. Namun, seiring berjalannya waktu, populasi predator air tawar ini berkembang biak dengan sangat cepat dan menyebar luas hingga memasuki wilayah perairan Maryland. Di habitat barunya, lele biru dikategorikan sebagai spesies invasif yang sangat merusak karena mereka memangsa spesies asli yang sangat penting bagi perekonomian dan ekosistem lokal, seperti kepiting biru, ikan white perch, dan ikan menhaden.








