Ikan haruan telah lama menjadi salah satu komoditas perikanan unggulan daerah yang memiliki nilai ekonomi tinggi di Provinsi Kalimantan Selatan. Menyadari besarnya potensi ekonomi dari komoditas ini, Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) Provinsi Kalimantan Selatan mengambil langkah nyata dengan memperkuat sektor budi daya ikan haruan. Fokus penguatan budi daya ini diarahkan secara khusus ke Desa Mahang Baru yang berlokasi di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Melalui langkah strategis ini, pemerintah daerah berupaya memperluas peluang usaha masyarakat setempat sekaligus menjamin ketahanan pangan di tingkat regional. Pengembangan sektor perikanan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para pelaku usaha di desa tersebut.
Penguatan budi daya ikan haruan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah ini memiliki beberapa tujuan utama yang sangat berkaitan dengan peningkatan taraf hidup masyarakat. Selain bertujuan untuk meningkatkan jumlah produksi ikan haruan secara keseluruhan, program ini dirancang secara khusus untuk meningkatkan kesejahteraan para pembudidaya lokal. Sebagai komoditas yang bernilai ekonomi tinggi, pengembangan budi daya ikan haruan diproyeksikan mampu membuka dan memperluas peluang usaha baru bagi warga sekitar. Dengan meningkatnya kapasitas produksi dan aktivitas budi daya ini, para pembudidaya memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mengembangkan skala usaha mereka di sektor perikanan.
Untuk memastikan program pengembangan berjalan sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan, Kepala Dislautkan Provinsi Kalimantan Selatan, Rusdi Hartono, melakukan kunjungan kerja langsung ke Desa Mahang Baru. Kunjungan kerja tersebut bertujuan untuk meninjau secara langsung usaha yang sedang dijalankan oleh para pembudidaya ikan haruan setempat. Di samping memantau kondisi operasional budi daya, kunjungan itu juga dimanfaatkan sebagai wadah untuk menyerap aspirasi dari para pelaku usaha. Masukan dan aspirasi yang dikumpulkan dari para pembudidaya ini nantinya akan digunakan sebagai bahan utama dalam upaya penguatan kebijakan sektor perikanan pada masa mendatang.
Laba Usaha InJourney Naik 10%, Ini Pesan BP BUMN

Dukungan terhadap program pengembangan budi daya ikan haruan ini juga datang secara kuat dari pihak legislatif daerah. Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Suripno Sumas, menegaskan komitmen lembaganya untuk terus mendukung pengembangan sektor budi daya ikan haruan di wilayah tersebut. Dukungan dari DPRD Provinsi Kalimantan Selatan itu akan diberikan melalui perumusan kebijakan yang tepat sasaran serta pendorongan kolaborasi lintas sektor. Sinergi yang baik antara pemerintah daerah, pembuat kebijakan, dan pelaku usaha perikanan ini dinilai sangat penting untuk meningkatkan produksi, menjamin kesejahteraan pembudidaya, serta memperkuat sektor perikanan budi daya secara menyeluruh.
Selain memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi para pembudidaya, program budi daya ikan haruan ini juga memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Budi daya ikan ini menjadi salah satu solusi utama dalam penyediaan sumber protein hewani yang berkualitas bagi masyarakat luas. Sebagai bagian dari upaya terintegrasi dalam memperkuat sektor perikanan dan gizi masyarakat, Dislautkan Provinsi Kalimantan Selatan juga melaksanakan program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Kegiatan kampanye gizi ini secara khusus menyasar para siswa yang bersekolah di SD Negeri 1 Mahang Baru.
Intip ke dalam 'Kos-kosan Barang' di DKI, Sewa Rp320.000-Tembus 7 Juta

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelaksanaan program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan tersebut, dilakukan penyerahan bantuan secara langsung kepada para siswa. Dalam kunjungan kerja itu, Rusdi Hartono bersama dengan Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Suripno Sumas beserta anggota dewan lainnya menyerahkan paket olahan hasil perikanan kepada para pelajar di SD Negeri 1 Mahang Baru. Penyerahan paket olahan ikan ini merupakan langkah nyata untuk mendukung pemenuhan gizi generasi muda sekaligus memperkenalkan hasil produk perikanan lokal. Melalui integrasi antara peningkatan produksi budi daya dan kampanye konsumsi ikan, ketahanan pangan daerah diharapkan dapat terus terjaga dengan baik.






