tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Afiliasi

Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Yahukimo Dimulai

Lidya RumbayanDiterbitkan 7 Agu 2026 - 02.25 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Yahukimo Dimulai
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Langkah awal pembangunan ekonomi berbasis komunitas resmi dimulai di wilayah timur Indonesia. Kementerian Koperasi bersama Pemerintah Kabupaten Yahukimo baru saja melaksanakan peletakan batu pertama untuk proyek Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Langkah kolaboratif ini menandai dimulainya upaya integrasi ekonomi lokal ke dalam jaringan yang lebih terstruktur dan berbadan hukum resmi. Pembangunan fisik ini diharapkan menjadi wadah baru bagi masyarakat setempat untuk mengelola hasil bumi secara mandiri, meningkatkan posisi tawar mereka di pasar, serta membuka jalur distribusi yang lebih adil bagi para produsen kecil di desa-desa.

Bagi wilayah yang masuk dalam kategori Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) seperti Yahukimo, proyek ini membawa misi ekonomi yang cukup besar. Pemerintah pusat melalui Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan bahwa kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dirancang sebagai bagian dari perubahan arah ekonomi nasional. Pemerintah ingin menggeser model ekonomi yang cenderung liberal kapitalistik menjadi sistem yang lebih mengutamakan asas kekeluargaan, kebersamaan, dan gotong royong. Visi besar ini merupakan salah satu program prioritas di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan penyebaran KDKMP di seluruh penjuru tanah air demi pemerataan kesejahteraan.

Namun, menerapkan konsep gotong royong di atas kertas tentu berbeda dengan realitas operasional di lapangan. Sebagai daerah 3T, Yahukimo menghadapi tantangan geografis, keterbatasan infrastruktur transportasi, dan akses informasi yang tidak ringan. Untuk mengatasi hambatan tersebut, kabupaten ini ditetapkan sebagai salah satu wilayah prioritas yang akan menerima percepatan pembangunan serta pendampingan operasional secara intensif dari pemerintah pusat. Dukungan operasional ini menjadi sangat krusial agar koperasi baru ini tidak sekadar menjadi bangunan fisik tanpa aktivitas ekonomi yang berkelanjutan bagi warga sekitar.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Dari sisi potensi daerah, Yahukimo sebenarnya memiliki kekayaan alam yang melimpah namun belum terkelola secara optimal untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Di wilayah Dekai, Sumo, dan sekitarnya, masyarakat lokal telah mulai merintis pengembangan lahan persawahan padi serta budidaya sayuran dataran tinggi. Beberapa komoditas sayuran yang menjadi andalan antara lain kubis, wortel, bawang, tomat, dan berbagai jenis tanaman umbi-umbian. Selain itu, sektor perkebunan juga diperkuat oleh komoditas bernilai seperti kopi dan sagu, berdampingan dengan hasil hutan khas Papua seperti buah merah dan kelapa hutan atau woromo yang memiliki nilai ekonomi unik.

Potensi ini tidak berhenti pada sektor pertanian tanaman pangan saja. Sektor peternakan dan perikanan di Yahukimo juga menunjukkan prospek yang menjanjikan dengan adanya budidaya babi, kambing, ayam, sapi, hingga pengelolaan perikanan air tawar. Selama ini, rantai distribusi yang panjang dan keterbatasan akses pasar sering kali membuat hasil panen peternak dan petani lokal dihargai murah oleh tengkulak. Di sinilah KDKMP diharapkan dapat hadir sebagai jembatan yang memotong rantai distribusi tersebut, sehingga keuntungan ekonomi dapat dinikmati langsung oleh produsen lokal.

Baca Juga

Kru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut Jawa

Kru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut Jawa

Salah satu target konkret yang diusung oleh Kementerian Koperasi adalah menjadikan KDKMP Dekai sebagai pemasok utama bahan baku untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Melalui skema ini, pasokan beras, sayur-mayur, telur, hingga protein hewani untuk program tersebut akan diambil langsung dari hasil produksi petani dan peternak lokal di Yahukimo. Bupati Yahukimo Didimus Yahuli menyambut baik kolaborasi ini sebagai peluang emas bagi daerahnya untuk membuktikan bahwa komoditas lokal mampu bersaing dan memenuhi standar kebutuhan program nasional berskala besar.

Meskipun rencana ini menawarkan potensi ekonomi yang menjanjikan bagi masyarakat lokal, keberhasilannya masih sangat bergantung pada konsistensi pendampingan di lapangan serta kualitas manajemen koperasi itu sendiri. Kesiapan kapasitas petani dalam menjaga kualitas dan kontinuitas pasokan pangan masih menjadi tantangan nyata yang harus dijawab melalui pelatihan berkelanjutan serta penyediaan sarana pendukung yang memadai. Tanpa adanya manajemen koperasi yang profesional dan pengawasan yang ketat dari dinas terkait, target besar untuk menggeser sistem ekonomi di wilayah 3T ini dikhawatirkan akan menemui hambatan operasional yang serupa dengan proyek-proyek pemberdayaan terdahulu. Keberhasilan proyek di Yahukimo ini ke depan akan menjadi tolok ukur penting bagi implementasi KDKMP di wilayah 3T lainnya di seluruh Indonesia, sekaligus pembuktian apakah ekonomi gotong royong benar-benar mampu menjadi motor penggerak kesejahteraan di daerah terpencil.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Ekonomi DaerahKoperasi Desa Merah PutihYahukimoKementerian KoperasiProgram Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

PINJAMAN ONLINE

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

24 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan 路 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap