tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi & Bisnis

Pemerintah Kembangkan Ekosistem Molinas dan Siapkan Skema Insentif Pembelian Motor Listrik

Fitri LimbongDiterbitkan 13 Sep 2026 - 01.43 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pemerintah Kembangkan Ekosistem Molinas dan Siapkan Skema Insentif Pembelian Motor Listrik
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Pemerintah Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pengembangan program Motor Listrik Nasional (Molinas) beserta ekosistem pendukungnya di dalam negeri. Inisiatif strategis ini diarahkan untuk memperluas adopsi kendaraan listrik oleh masyarakat sekaligus memperkuat industri manufaktur domestik.

Dida Gardera memastikan keseriusan pemerintah dalam mengawal jalannya program Molinas. Salah satu fokus utama dalam pengembangan ekosistem ini adalah pencapaian Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 60 persen. Target tingkat kandungan lokal tersebut ditetapkan untuk memastikan rantai pasok industri dalam negeri dapat terlibat aktif dalam produksi kendaraan listrik nasional.

Penguatan industri ini selaras dengan target perluasan pasar motor listrik di Indonesia. Saat ini, populasi motor listrik tercatat mencapai sekitar 230.000 unit. Pemerintah menargetkan permintaan motor listrik dapat meningkat signifikan hingga menembus angka 1,5 juta unit pada tahun 2028.

Baca Juga

Laba Usaha InJourney Naik 10%, Ini Pesan BP BUMN

Laba Usaha InJourney Naik 10%, Ini Pesan BP BUMN

Pembangunan Pabrik dan Baterai Berbasis Nikel

Guna menunjang pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik secara berkelanjutan, pemerintah menyiapkan pembangunan pabrik Molinas. Fasilitas perakitan dan produksi ini akan menitikberatkan pada pengembangan baterai listrik berbasis nikel, khususnya jenis nickel manganese cobalt (NMC).

Pengembangan baterai NMC menjadi langkah penting dalam rantai produksi Molinas, mengingat nikel merupakan salah satu komoditas utama yang menjadi keunggulan Indonesia untuk memasok kebutuhan energi kendaraan listrik secara mandiri.

Baca Juga

Intip ke dalam 'Kos-kosan Barang' di DKI, Sewa Rp320.000-Tembus 7 Juta

Intip ke dalam 'Kos-kosan Barang' di DKI, Sewa Rp320.000-Tembus 7 Juta

Rencana Insentif dan Skema Pembiayaan Khusus

Selain kesiapan dari sisi produksi, daya beli masyarakat turut menjadi perhatian utama. Pemerintah berencana memberikan stimulus berupa insentif pembelian kendaraan tanpa uang muka (down payment), disertai tawaran suku bunga kredit yang rendah dan tenor pinjaman yang lebih panjang guna menarik minat calon konsumen.

Meski demikian, formulasi kebijakan pembiayaan ini masih dalam tahap pengkajian ulang. Evaluasi mendalam terus dilakukan agar skema yang dirilis nantinya menjadi solusi yang optimal, tidak hanya memberikan kemudahan akses bagi masyarakat yang ingin beralih ke Molinas, tetapi juga tetap menjaga stabilitas serta kelayakan bisnis bagi perusahaan multifinance pembiayaan.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

TKDN

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan 路 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap