tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/BEASISWA

Pemerintah Perbarui Syarat Pendaftaran Beasiswa LPDP Jalur Afirmasi Target dan Reguler pada Seleksi Tahap II

Fitri LimbongDiterbitkan 23 Agu 2026 - 15.36 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pemerintah Perbarui Syarat Pendaftaran Beasiswa LPDP Jalur Afirmasi Target dan Reguler pada Seleksi Tahap II
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) di bawah naungan Kementerian Keuangan secara resmi membuka periode pendaftaran beasiswa tahap II Tahun 2026 mulai 30 Juni 2026 hingga 31 Juli 2026. Pembukaan gelombang kedua ini menjadi momentum krusial bagi ribuan talenta di seluruh Indonesia yang berencana melanjutkan jenjang pendidikan magister maupun doktoral. Pada periode seleksi kali ini, pihak pengelola menyajikan sejumlah pembaruan regulasi teknis yang komprehensif, mencakup fleksibilitas persyaratan administratif, penyesuaian sertifikasi kemampuan bahasa asing, penambahan opsi tes, hingga penataan kembali proporsi alokasi bidang keilmuan prioritas pembangunan nasional.

Pembaruan ketentuan ini dilakukan setelah melalui serangkaian evaluasi terhadap pelaksanaan tahapan seleksi sebelumnya. Evaluasi menyeluruh dinilai sangat krusial mengingat kompetisi untuk meraih beasiswa pembiayaan penuh dari negara ini berlangsung sangat ketat. Melalui sosialisasi panduan terbaru, LPDP berupaya memastikan seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pelamar jalur reguler, kelompok terarah, hingga masyarakat di wilayah afirmasi, memperoleh kejelasan informasi yang akurat mengenai seluruh berkas administratif dan kualifikasi akademik yang wajib dipenuhi.

Evaluasi Pendaftaran Tahap I dan Pembukaan Seleksi Tahap II Tahun 2026

Pelaksanaan seleksi beasiswa LPDP pada Tahap I Tahun 2026 mencatatkan antusiasme masyarakat yang sangat tinggi dari berbagai penjuru tanah air. Data resmi menunjukkan bahwa terdapat sekitar 78.000 orang pendaftar yang bersaing memperebutkan kuota pendanaan studi pascasarjana. Namun, dari total puluhan ribu pendaftar tersebut, hanya sekitar 2.700 peserta yang berhasil dinyatakan lolos dan menerima pendanaan beasiswa. Rasio penerimaan yang sangat selektif tersebut menegaskan bahwa kualitas berkas, kesiapan akademik, dan pemenuhan standar administratif menjadi faktor penentu kelulusan pendaftar.

Memasuki pendaftaran Tahap II Tahun 2026 yang berlangsung sepanjang 30 Juni hingga 31 Juli 2026, calon pendaftar diharapkan dapat mempersiapkan seluruh berkas secara lebih cermat dan matang. Tingkat persaingan yang ketat pada tahap sebelumnya menjadi pengingat penting bahwa pemahaman menyeluruh terhadap setiap butir regulasi dan pedoman teknis pendaftaran merupakan langkah awal yang krusial sebelum mengirimkan aplikasi pendaftaran melalui portal resmi beasiswa.

Penjelasan Resmi Terkait Skor TOEFL dan Polemik Angka 700-800

Menjelang dimulainya rangkaian pendaftaran Tahap II, perhatian publik sempat tertuju pada pernyataan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia. Dalam sebuah kesempatan, Bahlil Lahadalia menyinggung perihal persyaratan skor TOEFL pendaftaran LPDP yang disebut berada pada kisaran 700 hingga 800. Dalam pandangannya, patokan nilai kemampuan bahasa Inggris setinggi itu dianggap sangat memberatkan dan dinilai hanya dapat dicapai oleh kalangan masyarakat dari golongan ekonomi kaya yang memiliki akses pendidikan istimewa.

Pernyataan tersebut langsung mendapat tanggapan dan klarifikasi resmi dari pihak LPDP untuk mencegah meluasnya kesalahpahaman di tengah masyarakat. LPDP menegaskan secara terbuka bahwa lembaga tidak pernah menetapkan persyaratan skor TOEFL pada rentang 700 sampai 800 bagi program beasiswa mana pun. Klarifikasi ini didasarkan pada fakta bahwa rentang angka tersebut tidak sesuai dengan sistem pengujian resmi mana pun, mengingat skor tertinggi atau nilai maksimum untuk tes TOEFL ITP resmi hanyalah 677. Oleh sebab itu, angka 700 hingga 800 secara teknis sama sekali tidak dapat dijadikan acuan persyaratan administratif beasiswa.

Klarifikasi teknis ini disampaikan untuk memberikan kepastian informasi kepada masyarakat luas dan calon pelamar. LPDP menekankan bahwa seluruh persyaratan nilai bahasa yang diberlakukan dalam proses seleksi selalu berpedoman pada standar resmi lembaga pengujian internasional dan disesuaikan dengan kebutuhan akademik pada jenjang perguruan tinggi tujuan.

Kebijakan Relaksasi Bahasa Inggris bagi Pelamar Jalur Afirmasi

Guna menjamin terciptanya akses pendidikan tinggi yang inklusif dan merata bagi seluruh anak bangsa, LPDP menerapkan skema relaksasi persyaratan bahasa Inggris untuk pendaftar jalur afirmasi. Peserta dari kelompok afirmasi yang memilih untuk mendaftar pada universitas tujuan di dalam negeri diberikan fasilitas pengecualian persyaratan kemampuan bahasa Inggris. Kebijakan pembebasan syarat bahasa ini dihadirkan agar kesempatan untuk memperoleh pembiayaan beasiswa pascasarjana tetap terbuka luas bagi talenta berprestasi dari berbagai latar belakang daerah.

Sementara itu, skema khusus diberlakukan bagi pendaftar jalur afirmasi yang mengincar perguruan tinggi tujuan di luar negeri namun belum memiliki surat penerimaan tanpa syarat atau Letter of Acceptance (LoA) Unconditional. Pelamar afirmasi kategori ini diizinkan untuk menyerahkan sertifikat kemampuan bahasa Inggris dengan skor minimal 500 yang diterbitkan secara resmi oleh perguruan tinggi dalam negeri.

Direktur Beasiswa LPDP Dwi Larso menjelaskan bahwa skema penyerahan sertifikat kampus lokal ini dirancang guna mempermudah akses dan meringankan beban pelamar afirmasi yang kerap terkendala keterbatasan fasilitas tes resmi internasional di wilayahnya. Penjelasan tersebut disampaikan Dwi Larso di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, pada Senin, 29 Juni 2026. Untuk menjaga validitas dan standarisasi dokumen yang diserahkan, LPDP secara resmi menunjuk sebanyak 35 perguruan tinggi dalam negeri yang memiliki otoritas sah untuk mencetak serta menerbitkan sertifikat bahasa Inggris bagi pendaftar afirmasi tersebut.

Baca Juga

Berkurikulum IB, SMA Unggulan Polri Berencana Terima Murid WNA

Berkurikulum IB, SMA Unggulan Polri Berencana Terima Murid WNA

Ketentuan Afirmasi Putra-Putri Papua Tanpa Batas IPK dan Bahasa

Keberpihakan pemerintah dalam mempercepat pemerataan pembangunan sumber daya manusia di wilayah timur Indonesia diwujudkan melalui kebijakan khusus pada jalur afirmasi Putra-Putri Papua. Dalam petunjuk teknis penerimaan Tahap II Tahun 2026, pendaftar yang berasal dari kelompok afirmasi Putra-Putri Papua mendapatkan fasilitas pengecualian menyeluruh terhadap dua indikator seleksi administratif utama.

Bagi pendaftar dari kelompok afirmasi Putra-Putri Papua, LPDP secara tegas tidak mensyaratkan adanya batas perolehan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal sebagai kriteria pendaftaran. Kebijakan ini berlaku penuh untuk memberikan keleluasaan bagi putra-putri daerah dalam menunjukkan potensi dan komitmen kontribusi studinya.

Selain pembebasan syarat IPK minimal, pendaftar kelompok afirmasi Putra-Putri Papua juga sepenuhnya dibebaskan dari persyaratan kemampuan bahasa Inggris. Pengecualian syarat kemampuan bahasa asing ini berlaku serentak, baik bagi pelamar yang memilih tujuan program studi di universitas dalam negeri maupun universitas di luar negeri. Ketentuan ini menjadi instrumen penting guna memastikan seluruh talenta muda Papua memiliki kesempatan yang setara untuk menempuh pendidikan tingkat lanjut.

Ketentuan Kemampuan Bahasa Inggris Jalur Non-Afirmasi dan Sertifikasi Duolingo

Bagi para pelamar yang mendaftar melalui jalur non-afirmasi, pemenuhan standar kemampuan bahasa asing tetap menjadi bagian dari instrumen seleksi akademik yang diwajibkan. Kendati demikian, guna meningkatkan fleksibilitas dan keterjangkauan tes bagi calon peserta, LPDP memperkenalkan alternatif sertifikasi baru pada penerimaan Tahap II Tahun 2026.

Bagi pendaftar jalur non-afirmasi dengan tujuan studi ke perguruan tinggi luar negeri yang belum memiliki LoA Unconditional, LPDP secara resmi menambahkan Duolingo English Test ke dalam daftar opsi sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang dapat diterima. Kehadiran opsi tes berbasis digital ini memberikan alternatif pengujian yang lebih fleksibel, efisien, dan dapat diakses dari berbagai wilayah tanpa harus mendatangi pusat ujian konvensional.

Dengan adanya penambahan opsi sertifikasi Duolingo tersebut, pelamar jalur non-afirmasi tujuan luar negeri memiliki pilihan yang lebih variatif dalam melengkapi dokumen persyaratan kompetensi bahasa Inggris, melengkapi jenis-jenis tes kemampuan bahasa resmi lainnya yang telah diakui oleh LPDP.

Pengecualian Ketentuan Kemampuan Bahasa pada Program Kerja Sama

Meskipun LPDP memberlakukan berbagai penyesuaian dan skema relaksasi kemampuan bahasa Inggris pada seleksi Tahap II Tahun 2026, pengelola beasiswa menegaskan bahwa ketentuan tersebut tidak berlaku untuk seluruh jenis program pendanaan. Terdapat kategori beasiswa terarah tertentu yang tetap terikat pada mekanisme dan ketentuan persyaratan tersendiri.

Berdasarkan regulasi resmi, fasilitas pengecualian bahasa Inggris dan pembaruan skema sertifikasi tersebut tidak berlaku untuk program-program berikut:

  1. Beasiswa Dokter Spesialis dan Dokter Subspesialis;
  2. Beasiswa Kerja Sama Khusus;
  3. Beasiswa Kemitraan; serta
  4. Program Kerja Sama Kementerian/Lembaga.

Program-program beasiswa tersebut memiliki standarisasi kualifikasi, regulasi, dan perjanjian kemitraan yang terikat langsung dengan instansi pembina teknis atau mitra kerja sama terkait. Oleh karenanya, calon pelamar pada kelompok program ini diwajibkan untuk tetap merujuk pada ketentuan persyaratan khusus yang telah ditetapkan pada skema masing-masing.

Baca Juga

Periksa Wakil Rektor-Dosen Unsoed, KPK Usut Proses Seleksi Mahasiswa

Periksa Wakil Rektor-Dosen Unsoed, KPK Usut Proses Seleksi Mahasiswa

Transformasi Alokasi Program: Dominasi STEM dan Pembatasan SHARE

Pada seleksi beasiswa Tahap II Tahun 2026, LPDP menetapkan arah kebijakan pembiayaan dengan membagi skema menjadi dua program utama, yaitu Beasiswa STEM Industri Strategis dan Beasiswa SHARE (Social, Humanities, Arts for People, Religious Studies, and Economics). Pembagian ini merefleksikan pergeseran prioritas pendanaan pendidikan pascasarjana nasional yang berfokus pada penguatan sektor-sektor industri masa depan.

Secara proporsional, sedikitnya 80 persen dari total alokasi beasiswa LPDP difokuskan secara terarah pada bidang keilmuan sains, teknologi, rekayasa, dan matematika (STEM) serta bidang-bidang yang terkait erat dengan ekosistem industri strategis. Sementara itu, alokasi bagi bidang keilmuan SHARE dibatasi maksimal 20 persen sebagai wujud komitmen pemerintah dalam menjaga pembangunan manusia yang seimbang, utuh, dan berkelanjutan.

Klaster Beasiswa STEM Industri Strategis mencakup sepuluh sektor keilmuan dan industri prioritas nasional, antara lain:

  • Sektor pangan;
  • Sektor energi;
  • Sektor pertahanan;
  • Sektor digitalisasi, termasuk kecerdasan artifisial (AI) dan semikonduktor;
  • Sektor kesehatan;
  • Sektor hilirisasi;
  • Sektor maritim;
  • Sektor manufaktur dan material maju; serta
  • Sektor kewirausahaan dan industri kreatif.

Peningkatan porsi alokasi bidang STEM ini dilakukan secara bertahap dan terencana dari tahun ke tahun. Pada penyelenggaraan tahun 2025, porsi alokasi bidang STEM berada pada kisaran 66 persen hingga 69 persen. Angka tersebut meningkat menjadi 74 persen pada seleksi tahun 2026, sebelum akhirnya ditargetkan mencapai ambang batas minimal sedikitnya 80 persen untuk bidang STEM dan bidang-bidang terkait industri strategis.

Perluasan Daftar Universitas Unggulan dan Dukungan Pendanaan Daerah

Sejalan dengan penguatan fokus keilmuan pada sektor STEM dan industri strategis, LPDP turut memperluas jangkauan perguruan tinggi rujukan global. Pada pendaftaran beasiswa Tahap II Tahun 2026, daftar Universitas Unggulan resmi diperluas dari yang semula hanya mencakup 17 universitas untuk seluruh program studi, kini bertambah menjadi total 31 perguruan tinggi unggulan dunia.

Penambahan ini terdiri atas 17 universitas unggulan yang terbuka bagi seluruh bidang program studi, ditambah dengan 14 universitas unggulan baru yang dialokasikan secara spesifik dan khusus bagi pelamar program studi rumpun STEM. Perluasan ini membuka ruang kolaborasi dan pembelajaran yang lebih luas bagi mahasiswa Indonesia di institusi-institusi teknologi dan sains terbaik di dunia.

Di samping pembiayaan dana abadi nasional yang dikelola LPDP di bawah Kementerian Keuangan, komitmen pendanaan beasiswa juga diperkuat melalui sinergi dengan pemerintah daerah. Dalam rangka memperluas akses beasiswa bagi generasi muda, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan komitmen dukungan dana sebesar Rp 100 miliar yang dialokasikan khusus untuk program beasiswa bersama LPDP.

Dengan dibukanya pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026 mulai 30 Juni hingga 31 Juli 2026, para calon pelamar diimbau untuk segera menelaah seluruh rincian persyaratan pada jalur yang dituju, memilih program studi yang selaras dengan prioritas pembangunan strategis nasional, serta mempersiapkan dokumen pendaftaran secara cermat sesuai dengan ketentuan resmi yang berlaku.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap