Pemerintah mengambil langkah cepat untuk mempercepat penyaluran program Bantuan Pangan bagi masyarakat. Kebijakan ini dijalankan guna membantu masyarakat menghadapi dampak musim kemarau panjang serta periode paceklik yang tengah berlangsung.
Dalam rangka memastikan penyaluran berjalan lancar, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meninjau langsung pelaksanaan distribusi Bantuan Pangan di Desa Pisang, Kabupaten Lampung Selatan, pada Jumat (11/9). Peninjauan lapangan tersebut turut dihadiri langsung oleh Direktur Utama BULOG Ahmad Rizal Ramdhani.
Pemerintah mendorong percepatan distribusi ini agar seluruh bantuan pangan periode September dapat segera diterima oleh masyarakat secara optimal dan tepat sasaran. Penyaluran bantuan pangan ini difokuskan secara khusus kepada keluarga yang terdaftar dalam kelompok desil 1–4.
Realisasi Penyaluran Bantuan di Provinsi Lampung
Untuk program bantuan periode Juli hingga September 2026, Provinsi Lampung mencatat sasaran penerima bantuan pangan (PBP) mencapai 1.242.582 penerima. Hingga saat ini, realisasi penyaluran beras bantuan pangan di tingkat Provinsi Lampung telah mencapai 28,85 persen.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Sementara itu, alokasi untuk Kabupaten Lampung Selatan ditargetkan mencakup sebanyak 182.398 PBP, dengan capaian realisasi distribusi saat ini berada di angka 19,37 persen.
Secara khusus di lokasi peninjauan di Desa Pisang, bantuan pangan telah diserahkan kepada 233 penerima bantuan. Total beras yang didistribusikan di desa tersebut mencapai 6,9 ton, dengan besaran masing-masing penerima mendapatkan alokasi 30 kilogram beras untuk pemenuhan kebutuhan periode Juli–September 2026.
Penambahan Alokasi SPHP dan Keberlanjutan Program
Selain menyalurkan bantuan pangan langsung, pemerintah memperkuat ketersediaan pasokan melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Pemerintah menambah alokasi SPHP beras medium sebanyak 1 juta ton yang disiapkan hingga Maret 2027.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Langkah stabilisasi tersebut juga diperluas untuk komoditas pakan ternak. Pemerintah menyiapkan alokasi SPHP jagung pakan sebanyak 150 ribu ton yang dialokasikan hingga Desember 2026.
Pemerintah turut memastikan kesinambungan dukungan pangan bagi masyarakat ke depan. Berdasarkan arahan Presiden, program Bantuan Pangan dipastikan akan berlanjut untuk periode Oktober hingga Desember 2026.






