tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi & KeuanganDigital Economy & EarningKeuanganDigital EconomyEkonomi & RegulasiEkonomi GlobalRegulasi & HukumAfiliasiEkonomi KreatorPopuler
Beranda/Afiliasi

Pemerintah Targetkan Pembangunan 100 Titik Sekolah Rakyat Permanen Tahun Ini untuk Keluarga Prasejahtera

Retno PurwantoDiterbitkan 9 Agu 2026 - 05.22 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pemerintah Targetkan Pembangunan 100 Titik Sekolah Rakyat Permanen Tahun Ini untuk Keluarga Prasejahtera
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Program Sekolah Rakyat merupakan gagasan langsung dari Presiden Prabowo yang dirancang sebagai solusi pendidikan bagi keluarga-keluarga yang paling tidak mampu. Program ini secara khusus diperuntukkan bagi kalangan masyarakat yang selama ini belum terbawa oleh arus pembangunan nasional. Sebagai bagian dari langkah nyata pelaksanaan gagasan tersebut, sebuah kunjungan persiapan untuk seremoni Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) telah digelar di Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 (SRT) yang terletak di Kabupaten Tangerang. Kunjungan persiapan ini dilangsungkan pada hari Sabtu, tanggal 8 Agustus 2026.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi & KeuanganDigital Economy & EarningKeuanganDigital EconomyEkonomi & RegulasiEkonomi GlobalRegulasi & HukumAfiliasiEkonomi Kreator

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Dalam kunjungan persiapan tersebut, hadir sejumlah pejabat tinggi pemerintahan. Di antaranya adalah Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul, serta Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono. Momen tersebut diwarnai suasana haru ketika Siti Yuliana, seorang ibu rumah tangga yang berasal dari kawasan pesisir Jakarta Utara, menangis haru di hadapan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, dan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono. Siti Yuliana merasa sangat bersyukur karena putrinya yang bernama Putri Nurdiyanah mendapatkan kesempatan berharga untuk bersekolah di sana.

Rasa haru Siti Yuliana sangat beralasan mengingat kondisi perekonomian keluarganya yang serba terbatas, di mana sang suami hanya bekerja sebagai seorang buruh harian lepas. Dalam pertemuan tersebut, Siti Yuliana menyatakan bahwa dirinya ikhlas dan ridha jika putrinya harus tinggal di asrama untuk menjalani proses pendidikan dengan bimbingan langsung dari para guru serta wali asrama. Program yang diinisiasi oleh Kementerian Sosial di bawah kepemimpinan Saifullah Yusuf ini memang menerapkan pendekatan terpadu berbasis asrama (boarding school) selama 24 jam penuh untuk mendidik dan membina para siswa.

Baca Juga

Rincian Pembangunan Off Ramp Ciawi Selatan untuk Mengurai Kemacetan Bogor

Rincian Pembangunan Off Ramp Ciawi Selatan untuk Mengurai Kemacetan Bogor

Hasil positif dari pendekatan pendidikan terpadu ini salah satunya dibuktikan oleh Misfan Nazriel Faturrahman, seorang siswa asal Kabupaten Bekasi. Sebelum menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat, Misfan Nazriel Faturrahman sempat mengalami keterbatasan dalam hal membaca. Namun, berkat pembinaan yang diterimanya, ia kini mampu tampil dengan penuh rasa percaya diri sebagai pembawa acara atau Master of Ceremony (MC). Misfan Nazriel Faturrahman sukses memandu acara dengan menggunakan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia yang sangat fasih di hadapan para hadirin.

Keberhasilan program pembangunan Sekolah Rakyat ini tidak lepas dari kerja sama yang erat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, yang juga disaksikan oleh Gubernur Banten Andra Soni. Dalam skema kerja sama ini, pemerintah daerah yang meliputi Gubernur, Bupati, dan Wali Kota bertanggung jawab untuk memfasilitasi penyediaan lahan sekolah. Sementara itu, untuk proses pembangunan fisik bangunan permanen sekolah sepenuhnya dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (Kementerian PU) dengan menggunakan anggaran yang bersumber dari APBN.

Baca Juga

Ekspansi Kendaraan Listrik Niaga di Sektor Tambang dan Tantangan Infrastruktur

Ekspansi Kendaraan Listrik Niaga di Sektor Tambang dan Tantangan Infrastruktur

Pemerintah memiliki target yang jelas dalam pengembangan fasilitas pendidikan ini. Pada tahap pertama, program ini menargetkan penyelesaian pembangunan 100 titik Sekolah Rakyat permanen yang ditargetkan tuntas sepenuhnya pada tahun ini. Selanjutnya, terhitung mulai bulan Oktober 2026, Presiden Prabowo direncanakan akan menambah 100 titik lokasi sekolah baru lagi. Setiap titik sekolah permanen yang dibangun nantinya dirancang memiliki kapasitas daya tampung yang besar, yakni mampu menampung hingga 2.000 siswa untuk jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Sekolah RakyatKementerian SosialPendidikanBantuan Sosial

Berita Terbaru Lainnya

Rincian Pembangunan Off Ramp Ciawi Selatan untuk Mengurai Kemacetan BogorEkspansi Kendaraan Listrik Niaga di Sektor Tambang dan Tantangan InfrastrukturPergerakan IHSG Menuju Level 6.400 dan Sentimen Pasar ModalUang Operasional Rp 1 Miliar Universitas KH Abdul Chalim Mojokerto Raib Dibobol MalingSistem Lampu Lalu Lintas DKI Jakarta Diatur Manual Akibat Kebakaran Gedung BapendaPengadilan Banding AS Minta Proyek Ballroom Gedung Putih Senilai Rp 7,16 Triliun DihentikanBank Jakarta Cetak Pemimpin Digital Melalui ODP Information Technology 2026Kisah Sukses Kopi Kapal Api dari Industri Rumahan Surabaya hingga Pasar Global

Paling Banyak Dibaca

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

Ekonomi & Keuangan

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

1 Agu 2026

Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 Persen

Afiliasi

Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 Persen

4 Agu 2026

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

Literasi Digital

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

1 Agu 2026

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

Ekonomi & Bisnis

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

1 Agu 2026

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

Profesi & Regulasi

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026Ekonomi & Keuangan 路 1 Agu 2026
  2. 2Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 PersenAfiliasi 路 4 Agu 2026
  3. 3Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era DigitalLiterasi Digital 路 1 Agu 2026
  4. 4Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama ProdusenEkonomi & Bisnis 路 1 Agu 2026
  5. 5Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026