Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dompu dan PT Sumbawa Timur Mining (STM) secara resmi menandatangani nota kesepakatan terkait Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) untuk periode 2026–2031. Kerja sama yang berdurasi selama lima tahun ini diarahkan untuk menyelaraskan program PPM perusahaan dengan berbagai program strategis Pemkab Dompu, sekaligus mendukung pembangunan daerah dan mendongkrak kesejahteraan masyarakat.
Ruang lingkup kerja sama antara Pemkab Dompu dan PT STM mencakup sejumlah bidang penting yang berkaitan erat dengan peningkatan pendapatan, penyediaan lapangan pekerjaan, serta penguatan kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya yang bermukim di sekitar wilayah kerja Proyek Hu’u. Meskipun PT STM saat ini tercatat belum memulai tahapan operasi produksi, komitmen kemitraan ini dijalankan sebagai wujud upaya merangkul dan memperhatikan kondisi pemberdayaan masyarakat di lingkar proyek.
Delapan Bidang Fokus Program PPM
Dalam kerangka pelaksanaan PPM periode 2026–2031, PT STM memfokuskan programnya pada delapan bidang utama. Kedelapan bidang tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, peningkatan pendapatan dan pekerjaan, kemandirian ekonomi, pelestarian lingkungan, sosial dan budaya, kelembagaan masyarakat, serta pembangunan infrastruktur penunjang.
Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Kerangka kerja delapan bidang tersebut dirancang agar selaras dengan kebutuhan masyarakat setempat dan bersinergi dengan arah kebijakan pembangunan daerah Pemkab Dompu secara berkelanjutan.
Prioritas Program Pembangunan Dermaga Nelayan
Sebagai bagian dari agenda kerja sama periode mendatang, salah satu program yang ditetapkan menjadi prioritas dalam pelaksanaan PPM adalah Program Pembangunan Dermaga Nelayan (PPDN). Fasilitas dermaga ini diarahkan secara spesifik guna mendukung kelancaran akses dan aktivitas para nelayan serta para pengusaha bahari terkait di Kecamatan Hu’u.
Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Pembahasan mengenai rencana proyek PPDN antara pihak PT STM dan Pemkab Dompu telah resmi dimulai. Pembahasan awal tersebut digulirkan melalui forum diskusi kelompok terarah (focus group discussion/FGD) tahap pertama yang diselenggarakan pada Mei 2026.
Sebelum memasuki periode kesepakatan 2026–2031, PT STM juga telah merealisasikan berbagai kegiatan pemberdayaan. Pada tahun 2025, tercatat ada sebanyak 17 program turunan PPM STM yang telah berjalan dengan nilai program mencapai sekitar Rp 9,1 miliar. Implementasi program-program pada tahun 2025 tersebut berhasil menjangkau lebih dari 21.115 penerima manfaat di wilayah Kabupaten Dompu.






