tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & TransportasiPersonal FinanceAfiliasiEkonomi KreatorWaspada PenipuanPopuler
Beranda/Afiliasi

Pemkab Lumajang Pastikan Video Viral Erupsi Gunung Semeru di YouTube Adalah Hoaks

Fitri LimbongDiterbitkan 8 Agu 2026 - 12.12 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pemkab Lumajang Pastikan Video Viral Erupsi Gunung Semeru di YouTube Adalah Hoaks
Foto/Ilustrasi: news.republika.co.id.
A-A+

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang memberikan konfirmasi resmi terkait beredarnya sebuah video di media sosial yang mengeklaim adanya erupsi Gunung Semeru. Pemkab Lumajang memastikan bahwa video viral mengenai aktivitas gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut adalah hoaks atau informasi palsu. Video yang memicu perhatian publik tersebut diketahui pertama kali diunggah oleh akun YouTube dengan nama pengguna @bencanapopuler pada tanggal 3 Juli 2026.

Menindaklanjuti beredarnya video tersebut, pihak berwenang segera melakukan langkah penelusuran untuk memastikan kebenaran informasi. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Isnugroho, memberikan penjelasan mengenai proses klarifikasi ini. Isnugroho menyatakan bahwa BPBD Kabupaten Lumajang telah melakukan verifikasi secara mendalam dengan mencocokkan narasi yang ada di dalam video tersebut dengan laporan resmi mengenai aktivitas Gunung Semeru. Laporan resmi yang digunakan sebagai pembanding diterbitkan melalui sistem MAGMA Indonesia.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & TransportasiPersonal Finance

Berdasarkan hasil verifikasi dan data resmi yang dirilis oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Gunung Semeru memang tercatat mengalami aktivitas vulkanik berupa erupsi. PVMBG melaporkan bahwa gunung berapi tersebut mengalami erupsi pada tanggal 3 Juli 2026. Erupsi ini tercatat terjadi pada pukul 06.06 WIB. Menurut laporan resmi tersebut, tinggi kolom letusan abu yang teramati adalah sekitar 700 meter di atas puncak gunung, dengan arah sebaran abu condong ke arah tenggara.

Baca Juga

Harga Emas Antam Akhir Pekan dan Dampak Pajak Transaksinya

Harga Emas Antam Akhir Pekan dan Dampak Pajak Transaksinya

Tidak hanya terjadi pada tanggal 3 Juli, aktivitas vulkanik Gunung Semeru masih terus berlanjut pada hari berikutnya. Laporan resmi mencatat bahwa Gunung Semeru kembali mengalami erupsi pada tanggal 4 Juli 2026. Erupsi kedua ini terjadi pada pagi hari, tepatnya pada pukul 06.08 WIB. Pada peristiwa erupsi kali ini, tinggi kolom letusan abu teramati jauh lebih tinggi, yaitu mencapai sekitar 1.400 meter di atas puncak gunung. Selain itu, arah embusan kolom abu pada erupsi tanggal 4 Juli ini dilaporkan condong ke arah selatan.

Meskipun terjadi serangkaian erupsi tersebut, pihak berwenang menegaskan bahwa informasi atau narasi yang disebarkan dalam video viral oleh akun YouTube @bencanapopuler tidak sesuai dengan fakta di lapangan dan dinyatakan sebagai hoaks. Hingga saat ini, status aktivitas Gunung Semeru dilaporkan masih berada pada Level III (Siaga). Karena status siaga ini, pihak berwenang terus mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan mengikuti arahan resmi dari lembaga terkait.

Baca Juga

Ekosistem Bulion Indonesia Kelola 150 Ton Emas Melalui Pegadaian dan BSI

Ekosistem Bulion Indonesia Kelola 150 Ton Emas Melalui Pegadaian dan BSI

PVMBG juga telah mengeluarkan sejumlah rekomendasi penting demi keselamatan masyarakat di sekitar Gunung Semeru. Salah satu rekomendasi utama dari PVMBG adalah meminta masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara. Larangan aktivitas ini berlaku di sepanjang aliran Besuk Kobokan, dengan jarak aman sejauh 13 kilometer dari puncak Gunung Semeru. Langkah ini penting dilakukan guna menghindari potensi bahaya akibat aktivitas vulkanik yang masih berlangsung.

Selain pembatasan di sektor tenggara, PVMBG juga menetapkan zona bahaya lainnya yang harus dihindari oleh masyarakat. Warga dilarang keras untuk beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah Gunung Semeru. Lebih lanjut, PVMBG memberikan peringatan khusus kepada masyarakat agar mewaspadai potensi bahaya sekunder. Potensi bahaya tersebut meliputi awan panas, guguran lava, serta aliran lahar dingin yang dapat terjadi pada sungai-sungai yang berhulu langsung di Gunung Semeru.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

HoaksGunung SemeruPemkab LumajangBPBD LumajangPVMBG

Berita Terbaru Lainnya

Harga Emas Antam Akhir Pekan dan Dampak Pajak TransaksinyaEkosistem Bulion Indonesia Kelola 150 Ton Emas Melalui Pegadaian dan BSIOJK Izinkan Penyelenggara Pinjaman Daring Gunakan Kecerdasan Buatan untuk Analisis KreditBank Kasikorn Indonesia Siapkan Aksi Rights Issue untuk Perkuat Modal dan KreditUnilever Indonesia Raih Penghargaan Best Emiten ESG Award 2026 dari Yayasan KEHATIPanduan Memenuhi Saldo Minimal Nasabah Prioritas BRI, Mandiri, dan BNI per Agustus 2026Tudingan Hambat Program Makan Bergizi Gratis Dibantah, Pemprov Bali Siapkan Lahan Fasilitas GiziCara Mengganti Nada Dering WhatsApp Call dan Chat Menggunakan File MP3

Paling Banyak Dibaca

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

Ekonomi & Keuangan

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

1 Agu 2026

Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 Persen

Afiliasi

Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 Persen

4 Agu 2026

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

Literasi Digital

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

1 Agu 2026

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

Ekonomi & Bisnis

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

1 Agu 2026

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

Profesi & Regulasi

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026Ekonomi & Keuangan 路 1 Agu 2026
  2. 2Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 PersenAfiliasi 路 4 Agu 2026
  3. 3Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era DigitalLiterasi Digital 路 1 Agu 2026
  4. 4Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama ProdusenEkonomi & Bisnis 路 1 Agu 2026
  5. 5Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026
Afiliasi
Ekonomi Kreator
Waspada Penipuan

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap