Pada tanggal 30 Juli 2026, sebuah gelombang panas melanda wilayah Republik Ceko dan memicu kenaikan suhu udara yang tergolong tinggi. Suhu di wilayah Ceko pada periode tersebut dilaporkan secara resmi mencapai angka 33 derajat Celsius. Peningkatan suhu udara yang signifikan ini menuntut penyesuaian penanganan langsung di berbagai fasilitas penangkaran satwa yang ada di wilayah tersebut. Salah satu lokasi utama yang merespons kondisi cuaca panas ini adalah Kebun Binatang Praha yang berlokasi di ibu kota negara. Pengelola fasilitas kebun binatang harus memastikan bahwa satwa yang berada di dalam area penangkaran mendapatkan intervensi khusus untuk menghadapi kondisi lingkungan yang sedang mengalami lonjakan suhu harian. Gelombang panas ini menjadi tantangan operasional tersendiri bagi pihak kebun binatang.
Di tengah gelombang panas yang melanda wilayah Praha, perhatian operasional utama diberikan kepada fasilitas kandang beruang kutub. Untuk menghadapi suhu udara yang mencapai 33 derajat Celsius, pihak Kebun Binatang Praha mengambil langkah pendinginan dalam skala yang masif. Upaya pendinginan ini direalisasikan dengan cara menyediakan berton-ton es serta pasokan air dingin yang ditambahkan langsung ke area kandang satwa. Penyediaan berton-ton es ini merupakan langkah penanganan krusial yang diambil agar beruang kutub dapat didinginkan secara optimal selama gelombang panas berlangsung. Ketersediaan es dalam jumlah besar dan pasokan air dingin menjadi metode utama bagi pihak pengelola untuk menurunkan suhu di sekitar area kandang beruang kutub.








