tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi Kreator

Pengembangan Kawasan Komersial Manhattan District Paramount Land Pacu Potensi Bisnis Terintegrasi

Retno PurwantoDiterbitkan 28 Agu 2026 - 03.09 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pengembangan Kawasan Komersial Manhattan District Paramount Land Pacu Potensi Bisnis Terintegrasi
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Pengembangan kawasan komersial terpadu terus didorong oleh para pelaku industri properti guna menjawab kebutuhan ruang usaha yang terhubung dengan kawasan hunian di sekitarnya. Paramount Land mengambil langkah strategis tersebut melalui pengembangan proyek Manhattan District yang berlokasi di Gading Serpong, Tangerang Selatan. Kawasan komersial seluas 22 hektare ini dirancang terintegrasi dan memiliki akses keterhubungan dengan DKI Jakarta.

Managing Director Paramount Land, Chrissandy Dave Winata, menyatakan optimismenya terhadap prospek dan pertumbuhan kawasan Manhattan District. Proyek ini diarahkan untuk memperkuat ekosistem komersial modern yang memadukan berbagai fungsi penting, mulai dari pusat bisnis, destinasi kuliner, hingga fasilitas gaya hidup. Keberadaan kawasan komersial ini juga didukung posisinya yang strategis karena dikelilingi langsung oleh kawasan hunian.

Langkah Paramount Land dalam memperkuat ekosistem Manhattan District ditujukan untuk menghadirkan aktivitas ekonomi yang terpadu di kawasan Gading Serpong, sehingga mampu melayani berbagai kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung mobilitas penghuni sekitar.

Baca Juga

Saham yang Diborong Asing Saat Pergantian Menteri Keuangan

Saham yang Diborong Asing Saat Pergantian Menteri Keuangan

Manfaat Kawasan Komersial Terintegrasi

Potensi kawasan terpadu tersebut turut menjadi perhatian konsultan properti. Head of Property and Asset Management JLL Indonesia, Naomi Patandungan, menilai bahwa pengembangan pusat komersial yang terintegrasi seperti Manhattan District memberikan manfaat nyata bagi seluruh pemangku kepentingan. Ekosistem yang terpadu dinilai mampu menciptakan keuntungan bersama, baik bagi para pelaku usaha, pelanggan, maupun pengembang properti itu sendiri.

Melalui konsep komersial yang menyatukan ragam aktivitas bisnis, kuliner, dan gaya hidup di satu kawasan, para pebisnis berkesempatan menjangkau pasar yang solid dari lingkungan hunian sekitar. Di sisi lain, konsumen memperoleh kemudahan akses terhadap berbagai fasilitas, sementara pengembang dapat menjaga nilai kawasan dalam jangka panjang.

Baca Juga

BYAN Kasih Pengumuman Penting di Tengah Rumor Akuisisi oleh Haji Isam

BYAN Kasih Pengumuman Penting di Tengah Rumor Akuisisi oleh Haji Isam

Ulasan dan pembahasan mendalam mengenai potensi pengembangan kawasan komersial Manhattan District seluas 22 hektare tersebut dihadirkan dalam program Property Point di CNBC Indonesia. Program yang dipandu oleh Serliana Salsabila pada Kamis (27/8/2026) ini menghadirkan dialog langsung bersama Chrissandy Dave Winata dan Naomi Patandungan mengenai peran fasilitas terintegrasi dalam mendukung pertumbuhan pusat bisnis modern.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Berita Terbaru Lainnya

Saham yang Diborong Asing Saat Pergantian Menteri KeuanganKronologi Wanita Tewas Dianiaya di Warung Mi Ayam Babelan BekasiPanggilan Telepon dan Pesan Prabowo untuk Menkeu yang BaruNenek 90 Tahun di Sragen Meninggal Dunia Usai Tertimpa Rumahnya yang LapukYang Diketahui Sejauh Ini Usai Sepekan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat SundaKomisi III DPR Minta Polri dan KNKT Usut Tenggelamnya KM Virgo Transport 8BYAN Kasih Pengumuman Penting di Tengah Rumor Akuisisi oleh Haji IsamHilirisasi Jadi Strategi MIND ID Maksimalkan Manfaat Kekayaan Mineral Indonesia

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  3. 3Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  4. 4Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap