Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID terus memperkuat hilirisasi sebagai langkah strategis untuk memaksimalkan manfaat kekayaan mineral Indonesia. Hilirisasi tersebut menjadi bagian fundamental dalam mendorong terciptanya industri nasional yang kuat, mandiri, serta berdaya saing.
Department Head Corporate Communication MIND ID, Pratiwa Dyatmika, menyatakan bahwa penguatan hilirisasi memegang peran penting dalam mengoptimalkan potensi sumber daya mineral dalam negeri. Pernyataan tersebut disampaikannya dalam acara sosialisasi MediaMIND 2026 yang berlangsung di Gedung Science Techno Park Universitas Indonesia, Jakarta, pada Senin (11/9/2026).
Dorong Nilai Tambah Komoditas Tambang
Sejalan dengan arah hilirisasi holding, Corporate Secretary PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM), Wisnu Danandi Haryanto, menekankan bahwa perjalanan mineral tidak semestinya berakhir sesaat setelah sumber daya tersebut berhasil ditambang. Pengolahan di dalam negeri diperlukan agar rantai nilai komoditas terus berlanjut dan memberi dampak ekonomi yang optimal.
Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Dalam penerapannya, komoditas bauksit dapat diproses lebih lanjut menjadi alumina hingga aluminium yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi serta menjadi bahan baku utama bagi beragam sektor industri. Sementara itu, komoditas nikel dikembangkan menjadi produk hilir bernilai tambah untuk memperkuat industri nasional, termasuk mendukung ekosistem baterai kendaraan listrik domestik.
Kinerja Finansial dan Kontribusi Lingkungan
Pelaksanaan operasional dan hilirisasi terintegrasi turut menopang performa finansial holding tambang milik negara ini. Sepanjang 2025, Grup MIND ID berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp159,46 triliun. Pada periode yang sama, perseroan membukukan kontribusi kepada negara melalui setoran pajak, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), serta dividen yang mencapai Rp92,56 triliun.
Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Di samping pencapaian ekonomi dan kontribusi fiskal, Grup MIND ID tetap memprioritaskan pemulihan lingkungan di wilayah operasionalnya. Hingga 2025, perseroan telah melakukan reklamasi lahan seluas lebih dari 7.800 hektare dan menanam lebih dari 7,48 juta pohon.






