tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalKeuangan DigitalDigital Economy & EarningKeuanganDigital EconomyEkonomi & RegulasiEkonomi GlobalRegulasi & HukumAfiliasiEkonomi KreatorPopuler
Beranda/Afiliasi

Perampingan BUMN Sisakan 250 Perusahaan demi Efisiensi Struktur

Fitri LimbongDiterbitkan 9 Agu 2026 - 15.09 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Perampingan BUMN Sisakan 250 Perusahaan demi Efisiensi Struktur
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Sebanyak 652 perusahaan pelat merah akan dipangkas dalam program penataan massal Badan Usaha Milik Negara yang sedang berjalan. Langkah berani ini diambil oleh pemerintah melalui sinergi lembaga pengelola demi menciptakan tata kelola korporasi negara yang jauh lebih sehat. Melalui pengurangan jumlah entitas usaha yang signifikan ini, diharapkan struktur bisnis BUMN di tanah air menjadi lebih ramping, efektif, dan efisien dalam menjalankan fungsi komersial maupun pelayanan publiknya.

Mengapa pemerintah memutuskan untuk melakukan pemangkasan hingga 652 perusahaan BUMN?

Keputusan memangkas 652 perusahaan pelat merah ini didasarkan pada kebutuhan mendesak untuk melakukan transformasi tata kelola secara menyeluruh. BP BUMN bersama BPI Danantara

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalKeuangan DigitalDigital Economy & EarningKeuanganDigital EconomyEkonomi & RegulasiEkonomi GlobalRegulasi & HukumAfiliasiEkonomi Kreator

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap
senantiasa menggencarkan program transformasi BUMN dengan fokus utama pada percepatan program streamlining perusahaan. Melalui streamlining atau perampingan ini, struktur organisasi dan portofolio bisnis BUMN yang selama ini dinilai terlalu gemuk akan disederhanakan secara radikal. Hasil akhir dari kebijakan pemangkasan massal ini ditargetkan hanya akan menyisakan 250 perusahaan BUMN yang benar-benar aktif dan efisien dari seluruh sektor yang ada.

Siapa yang memimpin jalannya program restrukturisasi berskala besar ini?

Proses perampingan entitas bisnis negara ini dipimpin langsung oleh Dony Oskaria. Kapasitas beliau dalam program transformasi ini sangat krusial karena menjabat sebagai Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara. Dengan peran ganda tersebut, Dony Oskaria memiliki otoritas penuh untuk memantau, mengevaluasi, dan mengeksekusi kebijakan penyusutan jumlah anak usaha BUMN agar selaras dengan target efisiensi yang dicanangkan oleh pemerintah pusat.

Baca Juga

UMKM Pesisir Kampung Tua Terih Batam Tembus Pasar Internasional Lewat Olahan Hasil Laut

UMKM Pesisir Kampung Tua Terih Batam Tembus Pasar Internasional Lewat Olahan Hasil Laut

Bagaimana perkembangan terkini dari penataan entitas BUMN yang sudah berjalan?

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 274 entitas bisnis telah berhasil ditata sebagai bagian dari transformasi pengelolaan BUMN yang berkelanjutan sebelum rencana pemangkasan 652 perusahaan pelat merah ini diumumkan secara terbuka. Penataan terhadap 274 entitas ini menjadi bukti awal bahwa restrukturisasi berjalan sesuai rencana yang sistematis.

Selain itu, perkembangan positif dari transformasi ini juga telah dibahas secara formal. Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, telah menyelenggarakan pertemuan langsung bersama Utusan Khusus Presiden. Pertemuan tersebut secara khusus membahas perkembangan transformasi BUMN yang sedang berlangsung serta memaparkan sejumlah dampak positif yang mulai dirasakan di beberapa BUMN setelah diterapkannya langkah-langkah penataan awal.

BUMN sektor mana saja yang sudah dipastikan akan memangkas anak usahanya?

Beberapa korporasi besar milik negara dari berbagai sektor industri telah mengonfirmasi rencana pemotongan jumlah anak perusahaan mereka secara spesifik. Salah satunya adalah PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, yang dikenal di pasar saham dengan kode emiten TLKM. Perusahaan raksasa telekomunikasi ini dijadwalkan akan memangkas sebanyak 34 anak usaha dari portofolio bisnis mereka agar operasional perusahaan menjadi lebih fokus pada kompetensi inti.

Baca Juga

Cara Melaporkan Barang Tertinggal di Kereta Api dan Statistik Temuan 2026

Cara Melaporkan Barang Tertinggal di Kereta Api dan Statistik Temuan 2026

Di sektor layanan keuangan dan asuransi, Indonesia Financial Group atau IFG juga akan melakukan penyusutan ekosistem bisnis yang cukup ketat. IFG direncanakan hanya akan mengelola dan menyisakan 12 entitas bisnis saja dalam keseluruhan ekosistem operasionalnya ke depan. Langkah ini diambil guna menghindari tumpang tindih fungsi usaha di bidang keuangan.

Sementara itu, di sektor industri pupuk dan pertanian, PT Pupuk Indonesia (Persero) juga bersiap melakukan pengurangan entitas usaha dalam jumlah yang sangat signifikan. BUMN pupuk ini akan memangkas sebanyak 42 entitas bisnis yang berada di bawah naungannya. Setelah pemotongan tersebut selesai dilaksanakan, PT Pupuk Indonesia (Persero) hanya akan menyisakan 15 perusahaan saja yang tetap beroperasi aktif.

Apa target jangka panjang dari percepatan streamlining yang dilakukan oleh BP BUMN dan Danantara?

Melalui kolaborasi erat antara BP BUMN dan BPI Danantara, pemerintah ingin memastikan bahwa setiap badan usaha milik negara memiliki daya saing yang tinggi dan tidak membebani keuangan negara. Upaya mempercepat streamlining ini diharapkan mampu menghilangkan entitas-entitas usaha yang tidak produktif atau tidak sejalan dengan fokus bisnis utama BUMN. Dengan menyisakan hanya 250 perusahaan dari pemangkasan 652 entitas, struktur BUMN baru diharapkan menjadi jauh lebih lincah, responsif terhadap perubahan pasar, serta mampu memberikan kontribusi ekonomi yang jauh lebih optimal bagi Indonesia.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BUMNDanantaraDony Oskaria

Berita Terbaru Lainnya

UMKM Pesisir Kampung Tua Terih Batam Tembus Pasar Internasional Lewat Olahan Hasil LautCara Melaporkan Barang Tertinggal di Kereta Api dan Statistik Temuan 2026Rekam Jejak Tersangka Kasus Mutilasi di Depok yang Berkenalan Lewat Aplikasi HornetProyeksi Pertumbuhan Pengunjung GIIAS 2026 dan Data Penjualan Otomotif NasionalPeluang Ekonomi Kreatif bagi Penyandang Disabilitas Melalui Industri FesyenKinerja Bisnis Rendah Karbon Pertamina Lampaui Target Dekarbonisasi 2026Penyebab JPO Love-Hate Relationship Rasuna Said Segera DibongkarCara Menyesuaikan Strategi Pendapatan Digital Saat Akses Wisata Bromo Ditutup

Paling Banyak Dibaca

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

Ekonomi & Keuangan

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

1 Agu 2026

Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 Persen

Afiliasi

Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 Persen

4 Agu 2026

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

Literasi Digital

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

1 Agu 2026

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

Ekonomi & Bisnis

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

1 Agu 2026

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

Profesi & Regulasi

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026Ekonomi & Keuangan 路 1 Agu 2026
  2. 2Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 PersenAfiliasi 路 4 Agu 2026
  3. 3Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era DigitalLiterasi Digital 路 1 Agu 2026
  4. 4Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama ProdusenEkonomi & Bisnis 路 1 Agu 2026
  5. 5Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026