tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi Global

Perang Menggila-Minyak Bisa Kiamat, Usai Hormuz, Laut Ini dalam Bahaya

Retno PurwantoDiterbitkan 11 Sep 2026 - 07.14 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Perang Menggila-Minyak Bisa Kiamat, Usai Hormuz, Laut Ini dalam Bahaya
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Krisis energi global menghadapi ancaman baru seiring meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Setelah lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz terganggu secara signifikan, ancaman kini beralih langsung ke Laut Merah menyusul pergerakan militer kelompok Houthi di pesisir Yaman yang mengancam rute ekspor minyak Arab Saudi.

Kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran dilaporkan merebut kota pelabuhan Mocha dan bergerak menuju Kepulauan Hanish, menurut sumber militer pemerintah Yaman. Wilayah tersebut memperkuat kendali Houthi di sekitar Selat Bab el-Mandeb, jalur masuk utama di sisi selatan Laut Merah yang menghubungkan jalur perdagangan maritim dunia.

Utusan Khusus PBB untuk Yaman, Hans Grundberg, memperingatkan bahwa penguasaan Mocha memberi Houthi akses langsung ke salah satu selat paling vital di dunia. Laut Merah menjadi jalur krusial bagi Arab Saudi yang mengandalkannya untuk menyalurkan minyak mentah setelah operasional di Selat Hormuz鈥攋alur yang sebelumnya membawa sekitar seperlima pasokan minyak dunia鈥攖erhenti secara efektif akibat konflik dengan Iran.

Baca Juga

Was-was Menanti Kebijakan The Fed, Rupiah Melemah ke Rp 17.705 per Dolar AS

Was-was Menanti Kebijakan The Fed, Rupiah Melemah ke Rp 17.705 per Dolar AS

Pasar Energi Global Bergejolak

Ketidakpastian pasokan memicu lonjakan langsung pada pasar komoditas. Harga minyak mentah Brent tercatat melonjak sebesar 4% hingga melampaui level US$105 per barel. Dampak kenaikan harga bahan bakar juga menjalar ke negara konsumen, di mana harga rata-rata bahan bakar diesel nasional di Amerika Serikat menembus lebih dari US$6 per galon.

Gangguan rantai pasok maritim diperparah oleh penurunan drastis volume kapal di Selat Hormuz. Berdasarkan data awal pelacakan pelayaran pada Rabu, hanya tujuh kapal yang melintasi selat tersebut, setara dengan separuh dari rata-rata volume lalu lintas selama 10 hari terakhir. Di saat yang sama, media pemerintah Iran melaporkan bahwa Korps Garda Revolusi Iran melancarkan serangan terhadap kapal nirawak milik Amerika Serikat di pintu masuk Selat Hormuz.

Baca Juga

Intip ke dalam 'Kos-kosan Barang' di DKI, Sewa Rp320.000-Tembus 7 Juta

Intip ke dalam 'Kos-kosan Barang' di DKI, Sewa Rp320.000-Tembus 7 Juta

Perluasan Pengaruh Militer dan Sikap Para Pihak

Sumber dari pemerintah Yaman, Iran, dan otoritas kawasan menyebutkan bahwa pergerakan Houthi di sepanjang pesisir mendapat arahan langsung dari Korps Garda Revolusi Iran. Perwakilan Amerika Serikat, Jenifer Neidhart de Ortiz, menuding Houthi bertindak sebagai agen dan alat kepentingan Iran di jalur perairan tersebut.

Di sisi lain, juru bicara Houthi, Mohammed Abdulsalam, menegaskan bahwa seluruh pergerakan militer mereka bersifat defensif dan akan dihentikan jika serangan terhadap Yaman berakhir. Pihak Houthi juga menyatakan bahwa perlintasan pelayaran di Laut Merah tetap terbuka dan aman bagi seluruh kapal komersial, terkecuali kapal-kapal yang dimiliki oleh Arab Saudi.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

harga minyakSelat HormuzKrisis Energi

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap