Pemerintah terus berupaya memperkuat keandalan pasokan listrik di berbagai wilayah, termasuk melalui pengembangan infrastruktur berskala besar seperti Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Toru. Proyek infrastruktur energi yang berlokasi di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara ini, secara keseluruhan dibangun di atas area seluas 650 hektare. Dengan nilai investasi yang sangat besar mencapai Rp 21,6 triliun, pembangkit listrik ini dirancang untuk memiliki kapasitas daya terpasang sebesar 510 megawatt. Pengoperasian fasilitas energi ini dinilai sangat krusial oleh pemerintah, mengingat kondisi energi di wilayah Sumatera saat ini tergolong cukup kritis dan sangat membutuhkan tambahan pasokan daya yang andal untuk mendukung aktivitas ekonomi.
Pembangunan PLTA Batang Toru








