Pertemuan penting antara pihak pemerintah pusat, organisasi sepak bola, dan pemerintah daerah berlangsung di Balai Kota Jakarta. Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, melakukan kunjungan resmi untuk menemui Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Agenda utama dalam pertemuan antartokoh tersebut difokuskan pada pembahasan kesiapan serta pemilihan tempat atau venue pertandingan yang akan dipergunakan dalam menyelenggarakan kompetisi sepak bola FIFA ASEAN Cup 2026 di wilayah Jakarta. Kejuaraan olahraga tingkat regional ini telah dijadwalkan secara resmi untuk berlangsung mulai tanggal 21 September hingga 6 Oktober 2026 mendatang.
Untuk menunjang suksesnya penyelenggaraan turnamen tersebut di ibu kota, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta secara resmi menawarkan dua opsi venue pertandingan. Pilihan tempat yang diajukan oleh pihak pemprov mencakup Lapangan Soemantri Brodjonegoro serta Lapangan Banteng. Pada awalnya, Jakarta International Stadium atau JIS juga sempat dimasukkan sebagai opsi penawaran venue. Akan tetapi, stadion JIS kemungkinan besar tidak dapat dipergunakan untuk menyelenggarakan pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 karena pada kurun waktu tersebut sudah terdapat agenda acara lain berupa pertunjukan konser yang telah dijadwalkan sebelumnya. Oleh karena itu, perhatian utama kini tertuju pada kesiapan Lapangan Soemantri Brodjonegoro dan Lapangan Banteng.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk memberikan dukungan secara penuh terhadap seluruh rangkaian pelaksanaan turnamen FIFA ASEAN Cup 2026. Sebagai bentuk nyata dari dukungan tersebut, Pemprov DKI Jakarta menyatakan kesiapannya untuk bekerja sama secara erat dengan PSSI dalam melakukan berbagai perbaikan serta penyempurnaan fasilitas pada venue yang nantinya terpilih. Jika fasilitas di tempat pertandingan yang ditunjuk masih memerlukan penyesuaian atau peningkatan kualitas, Pemprov DKI bersama PSSI akan bersama-sama menangani perbaikan tersebut demi memastikan arena pertandingan berada dalam kondisi yang optimal saat ajang berlangsung.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dukungan yang disiapkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak hanya terbatas pada kesiapan fisik fasilitas tempat pertandingan, melainkan juga mencakup sektor promosi. Pemprov DKI Jakarta menyatakan kesediaannya untuk membantu serta menopang sepenuhnya proses promosi turnamen FIFA ASEAN Cup 2026. Kegiatan promosi ini akan memanfaatkan ruang-ruang terbuka publik yang berada di bawah pengelolaan Pemerintah DKI Jakarta. Dengan mengoptimalkan pemanfaatan ruang terbuka milik pemerintah daerah tersebut, informasi mengenai kompetisi sepak bola ini dapat tersampaikan secara luas kepada publik dan masyarakat dapat ikut menyemarakkan pergelaran tersebut.
Dalam kesempatan pertemuan tersebut, Erick Thohir yang menjabat sebagai Menpora sekaligus Ketua Umum PSSI menyampaikan penegasan mengenai status dari turnamen ini. Erick Thohir menegaskan bahwa FIFA ASEAN Cup merupakan kejuaraan atau event resmi yang diselenggarakan oleh induk organisasi sepak bola internasional (FIFA), dan bukan merupakan event internal milik PSSI. Karena status turnamen ini berada di bawah naungan langsung FIFA, pihak penyelenggara di tingkat nasional dan daerah masih harus menunggu petunjuk serta keputusan teknis lebih lanjut dari lembaga sepak bola dunia tersebut.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Saat ini, Erick Thohir bersama jajaran terkait masih menunggu pengumuman resmi dari pihak FIFA mengenai penetapan jadwal pertandingan yang rinci. Selain jadwal, pengumuman dari FIFA tersebut juga akan menentukan pembagian tim-tim nasional yang akan bertanding di lokasi mana saja, baik tim yang mendapatkan tempat bertanding di Jakarta maupun tim yang akan berlaga di daerah lainnya di Indonesia. Dengan adanya penyesuaian jadwal dan kesiapan venue yang matang di Jakarta, diharapkan koordinasi antara Pemprov DKI Jakarta, Menpora, PSSI, dan FIFA dapat berjalan dengan selaras hingga pelaksanaan turnamen pada September 2026 mendatang.






