tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/BANTUAN SOSIAL

Polemik Desil, DPR Dorong Perbaikan Data dan Mekanisme Sanggah

Retno PurwantoDiterbitkan 27 Agu 2026 - 00.20 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Polemik Desil, DPR Dorong Perbaikan Data dan Mekanisme Sanggah
Foto/Ilustrasi: Republika
A-A+

Perbincangan publik mengenai ketepatan data kesejahteraan masyarakat terus mencuat di ruang digital. Sorotan tersebut dipicu oleh penetapan desil yang menjadi acuan utama pemerintah dalam mendistribusikan bantuan sosial, namun dinilai kerap tidak sejalan dengan realitas ekonomi di lapangan.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Aria Bima mencatat terdapat 6.310 perbincangan di media sosial terkait persoalan desil dengan sentimen negatif mendekati 44 persen. Menurutnya, respons tersebut menunjukkan adanya krisis kepercayaan masyarakat terhadap sistem data yang dirancang untuk melindungi mereka.

Keterlambatan Pembaruan dan Risiko Salah Sasaran

Akurasi data menjadi persoalan krusial karena perubahan kondisi ekonomi seseorang dapat terjadi sangat cepat. Situasi seperti pemutusan hubungan kerja (PHK) sering kali belum langsung tercatat dalam pembaruan data berkala pemerintah, sehingga individu yang ekonominya merosot tetap terdata pada kelompok desil mampu.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Desil sendiri merupakan ukuran posisi relatif seseorang atau rumah tangga dalam distribusi kesejahteraan nasional secara agregat, bukan indikator mutlak status kaya atau miskin. Kesalahan klasifikasi pada skala ini memicu dampak domino yang merugikan, salah satunya potensi hilangnya hak masyarakat terhadap program bantuan pendidikan anak.

Desakan Mekanisme Sanggah dan Verifikasi Daerah

Menyikapi celah tersebut, DPR mendorong pemerintah menghadirkan mekanisme sanggah yang sederhana, transparan, dan mudah diakses. Jalur koreksi ini dinilai mendesak agar warga yang mengalami salah klasifikasi dapat memperbarui status ekonominya sesuai fakta terkini tanpa birokrasi yang berbelit.

Baca Juga

RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

Di sisi lain, pemerintah daerah diharapkan memegang peranan lebih aktif dalam proses verifikasi lapangan. Posisi aparatur daerah yang berinteraksi langsung dengan warga dinilai efektif dalam memastikan kecocokan antara data administratif dan kondisi riil warga setempat.

Aria Bima juga mengingatkan pemerintah agar tidak terburu-buru memanfaatkan basis data desil ini sebagai landasan pencabutan subsidi energi. Penataan dan pembenahan akurasi data desil harus dituntaskan terlebih dahulu demi mencegah masyarakat rentan kehilangan hak perlindungan sosial.

Sumber: Republika

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

DPR RIBantuan Sosialsubsidi energi

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap