Pengembangan potensi energi panas bumi atau geothermal di Kabupaten Cianjur dinilai perlu menghadirkan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat lokal. Pemanfaatan sumber energi bersih ini tidak hanya diarahkan pada pemenuhan pasokan energi, melainkan juga harus mampu membuka peluang kerja baru serta mendorong penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah setempat.
Pelibatan masyarakat menjadi salah satu aspek penting agar proyek pengembangan energi bersih tersebut dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan dan penguatan aktivitas ekonomi daerah. Keterlibatan publik secara aktif diyakini mampu menciptakan keselarasan antara agenda transisi energi berkelanjutan dan kebutuhan nyata warga sekitar.
Ruang Temu Transisi Energi
Wacana mengenai integrasi energi bersih dan pemberdayaan ekonomi lokal ini mengemuka dalam gelaran Geothermal Fun Day yang diinisiasi oleh Indonesia Geothermal Golf Community (IGGC) bersama Inisiatif Daulat Energi (IDE). Acara tersebut berlangsung di Sapong Space, Kabupaten Cianjur, pada Ahad (6/9/2026).
Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Aktivis Muda nasional sekaligus Ketua Umum PB HMI periode 2013–2015, M. Arief Rosyid Hasan, menyoroti dinamika dan respons masyarakat terhadap proyek energi. Menurutnya, resistensi yang sempat muncul di tengah warga antara lain berakar dari kekhawatiran bahwa kehadiran proyek energi berskala besar tidak memberikan dampak atau manfaat langsung bagi lingkungan setempat.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Arief menegaskan perlunya kolaborasi pentahelix yang melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan. Pendekatan terpadu ini dinilai menjadi kunci agar implementasi kebijakan energi baru terbarukan (EBT) dapat dipahami dengan baik dan didukung penuh oleh seluruh lapisan masyarakat.
Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Pelibatan Publik dan Aspek Lingkungan
Dari sudut pandang akademisi, Rektor UNPI Cianjur Dodi Faraitody menekankan bahwa pelibatan publik secara bermakna menjadi bagian yang sangat krusial dalam keberlangsungan proyek geothermal. Komunikasi yang transparan serta keterbukaan informasi diyakini mampu menjembatani hubungan antara pelaksana proyek dan masyarakat lokal.
Dodi juga menambahkan bahwa secara teknis energi geothermal relatif aman untuk lingkungan sekitar. Kendati demikian, faktor utama untuk menjaga keamanan dan keberlanjutannya berada pada penegakan hukum yang tegas serta pemenuhan prosedur teknis yang dilakukan secara konsisten di lapangan.






