Pemerintah Indonesia terus mematangkan langkah strategis untuk menjadikan kawasan transmigrasi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru. Kebijakan pembangunan ekonomi di wilayah tersebut ditegaskan tidak boleh sekadar didasarkan pada asumsi, melainkan harus berpijak kuat pada data empiris yang diperoleh langsung dari lapangan. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menekankan bahwa data lapangan akan menjadi fondasi penting dalam menyusun kebijakan pembangunan kawasan transmigrasi. Penegasan tersebut disampaikan oleh AHY saat memberikan pembekalan kepada para peserta Tim Ekspedisi Patriot 2026. Acara pembekalan ini diselenggarakan di Balai Kartini, Jakarta, pada hari Rabu, 29 Juli 2026. Melalui pendekatan berbasis riset empiris ini, pemerintah berupaya memastikan pengembangan wilayah berjalan secara efektif dan tepat sasaran.








