Gedung-gedung bertingkat di Jakarta diarahkan untuk bertransformasi mengadopsi konsep taman vertikal (vertical garden). Langkah ini menjadi bagian dari dorongan pemerintah agar Jakarta berkembang menjadi percontohan kota hijau ramah lingkungan (the green city), dengan jaminan intervensi bantuan dari pemerintah daerah maupun pusat bagi pemilik gedung yang menemui kendala teknis.
Arahan tersebut disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan operasional LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai di Jakarta, Rabu (16/9/2026). Prabowo menekankan pentingnya inisiatif mandiri dari pengelola gedung dalam menghadirkan ruang hijau di fasad bangunan. Jika pemilik properti mengalami kesulitan dalam penerapan konsep tersebut, pemerintah daerah akan turun tangan membantu, dengan dukungan lanjutan dari pemerintah pusat bila diperlukan.
Dalam waktu satu hingga dua pekan ke depan, pemerintah pusat menjadwalkan rapat koordinasi bersama jajaran gubernur, bupati, dan anggota DPRD dari seluruh Indonesia. Pertemuan tersebut diagendakan untuk meluncurkan gerakan Indonesia ASRI, yang mengusung prinsip Aman, Sehat, Resik, dan Indah secara nasional.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Transformasi penataan kota tidak hanya ditujukan bagi Jakarta, melainkan mencakup seluruh ibu kota provinsi dan kabupaten. Fokus utama perbaikan lingkungan meliputi pengelolaan sampah terpadu serta pembersihan aliran sungai memanfaatkan teknologi modern.
Respons Pemprov DKI dan Transformasi Kota Global
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan komitmennya untuk segera mengeksekusi instruksi tersebut melalui koordinasi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Penghijauan kota dan implementasi taman vertikal diposisikan sebagai salah satu program prioritas pemerintah provinsi.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Selain taman vertikal, pembenahan ruang publik di Jakarta mencakup pembersihan kolam-kolam retensi air serta rencana pembangunan taman kota dan jalur lari (jogging track).
Langkah penataan lingkungan ini berjalan beriringan dengan kinerja perekonomian daerah. Pada triwulan berjalan, pertumbuhan ekonomi Jakarta tercatat berada di level 5,52 persen dengan laju inflasi terjaga di angka 2,5 persen. Dengan kontribusi sebesar 16,32 persen terhadap perekonomian nasional, pembenahan tata ruang hijau ditargetkan memperkuat daya saing Jakarta dalam transformasinya menuju kota global menjelang usia lima abad.






