Kompleks Parlemen yang berlokasi di Senayan, Jakarta, bersiap menggelar agenda ketatanegaraan penting yaitu sidang tahunan bersama Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) pada Jumat (14/8). Dalam penyelenggaraan sidang tahunan bersama tersebut, Presiden Prabowo Subianto mengundang delapan tamu khusus untuk hadir secara langsung di lokasi persidangan. Keberadaan delapan tamu istimewa ini dikonfirmasi langsung oleh Ketua DPR RI Puan Maharani. Puan Maharani menyatakan bahwa delapan undangan khusus dari Presiden Prabowo Subianto tersebut merupakan perwakilan dari para penerima manfaat program strategis pemerintah yang dihadirkan dalam momentum persidangan resmi tersebut.
Penempatan tempat duduk bagi delapan tamu khusus penerima manfaat program pemerintah tersebut telah diatur oleh pihak Sekretariat Jenderal DPR RI. Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal DPR RI Suprihatini mengungkapkan bahwa para perwakilan penerima manfaat program pemerintah itu nantinya akan ditempatkan di area balkon ruang sidang utama Senayan. Lebih lanjut, Suprihatini menerangkan bahwa para perwakilan penerima manfaat program strategis pemerintah tersebut tidak hanya duduk sendiri di area balkon ruang sidang utama. Mereka akan ditempatkan berdampingan dan bersama-sama dengan para sosok teladan serta para peserta Parlemen Remaja yang terpilih sebagai yang terbaik dalam ajang tersebut.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Secara keseluruhan, pelaksanaan sidang tahunan bersama MPR-DPR-DPD ini bakal diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai unsur. Menurut data dan keterangan yang disampaikan oleh Ketua DPR RI Puan Maharani, total peserta yang akan menghadiri persidangan ini mencapai 1.200 orang peserta. Dari total 1.200 peserta tersebut, porsi terbesar ditempati oleh unsur legislator yakni sebanyak 732 orang anggota DPR RI dan anggota DPD RI. Sementara itu, jajaran peserta sisanya terdiri atas para mantan presiden dan mantan wakil presiden Republik Indonesia, para anggota kabinet pemerintahan, serta jajaran tamu VIP yang meliputi para duta besar dari negara-negara sahabat.
Rangkaian kegiatan persidangan tahunan di gedung parlemen Senayan dijadwalkan akan dimulai secara resmi pada pukul 08.30 WIB. Puan Maharani menjelaskan bahwa seluruh alur persidangan pada Jumat (14/8) tersebut nantinya terdiri dari dua sesi acara utama. Sesi pertama persidangan yang dimulai pada pukul 08.30 WIB akan diisi secara khusus dengan agenda penyampaian pidato kenegaraan oleh Presiden Prabowo Subianto di hadapan seluruh peserta sidang. Setelah sesi pertama usai, persidangan akan dilanjutkan kembali pada sesi kedua yang dijadwalkan berlangsung mulai pukul 14.30 WIB, di mana Presiden Prabowo Subianto akan menyampaikan pidato terkait Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.
KPK Dalami Nusron Wahid di Kasus Summarecon, Presiden Tak Ikut Campur

Terkait kesiapan teknis di lokasi acara, Puan Maharani menyampaikan perkembangan terbaru mengenai persiapan pelaksanaan sidang tahunan bersama MPR-DPR-DPD. Pada Rabu (12/8), Ketua DPR RI tersebut menyatakan bahwa tingkat persiapan pelaksanaan sidang telah mencapai persentase 80 persen. Puan Maharani pun menegaskan bahwa seluruh proses persiapan persidangan dipastikan rampung dan siap dilaksanakan pada H-1 sebelum hari H persidangan pada Jumat (14/8) mendatang. Dengan persiapan yang terus dimatangkan, gedung parlemen di Senayan siap menyambut 1.200 peserta beserta delapan tamu khusus penerima manfaat program pemerintah.






