Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayahnya melalui penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, merencanakan alokasi bantuan permodalan yang ditujukan khusus bagi para pelaku UMKM di daerah tersebut. Langkah strategis ini diambil guna memberikan stimulus bagi para pelaku usaha kecil agar dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih nyata terhadap perekonomian di wilayah Sumatera Utara. Upaya ini diharapkan dapat membantu para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah dalam mengatasi tantangan yang mereka hadapi dalam menjalankan usahanya.
Program bantuan permodalan ini direncanakan akan dialokasikan untuk tahun anggaran 2027 mendatang. Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, telah menyiapkan total anggaran bantuan permodalan sebesar Rp50 miliar bagi para pelaku UMKM di wilayahnya. Alokasi dana sebesar Rp50 miliar pada tahun 2027 ini diharapkan dapat memberikan solusi nyata atas tantangan permodalan yang sering dihadapi oleh para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah dalam menjalankan serta memperluas kegiatan usaha mereka di berbagai daerah di Sumatera Utara. Dengan alokasi dana permodalan yang disiapkan untuk tahun 2027 ini, para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah diharapkan dapat lebih mudah mengakses pembiayaan.
Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Penyediaan bantuan modal senilai Rp50 miliar oleh Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, dirancang secara khusus untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan di tingkat daerah. Dengan adanya dukungan modal yang memadai, ekosistem kewirausahaan bagi para pelaku UMKM diharapkan dapat tumbuh menjadi lebih kokoh dan berkelanjutan. Penguatan ekosistem kewirausahaan ini sangat penting untuk memastikan bahwa para pelaku usaha di Sumatera Utara memiliki daya saing yang kuat serta mampu berkembang secara mandiri dalam jangka panjang. Penguatan ekosistem ini juga menjadi bagian penting dalam menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif bagi para wirausaha.
MNK Rokan, Tonggak Baru Pertamina Kembangkan Migas Non Konvensional

Di samping memperkuat ekosistem kewirausahaan di tingkat lokal, program bantuan permodalan yang diinisiasi oleh Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution ini juga dirancang untuk mendukung target nasional. Secara spesifik, program bantuan permodalan ini disiapkan untuk mendukung target nasional pemerintah dalam menciptakan 10 juta wirausaha baru. Melalui sinergi antara kebijakan bantuan permodalan di Sumatera Utara dan target penciptaan 10 juta wirausaha baru ini, diharapkan kontribusi sektor kewirausahaan terhadap perekonomian nasional dapat semakin meningkat secara signifikan pada tahun-tahun mendatang. Dengan demikian, program ini tidak hanya berdampak secara lokal tetapi juga berkontribusi pada pencapaian target di tingkat nasional.






