tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan Publik
Beranda/Keamanan Digital

Prosedur Investigasi Digital Forensik dan Analisis CCTV pada Kasus Kematian Sutrimo

Wulan WijayaDiterbitkan 1 Agu 2026 - 15.54 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Prosedur Investigasi Digital Forensik dan Analisis CCTV pada Kasus Kematian Sutrimo
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Penggunaan teknologi digital dalam proses investigasi kepolisian modern memegang peranan yang sangat penting, terutama dalam pengumpulan bukti-bukti krusial. Salah satu penerapan metode digital forensik ini terlihat secara nyata dalam upaya penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian terkait kasus kematian seorang pria bernama Sutrimo, yang juga kerap disingkat dengan inisial S. Berdasarkan catatan informasi yang ada, Sutrimo merupakan sosok yang menjabat sebagai kepala rumah tangga atau karumga dari mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah. Kasus ini menjadi sorotan dalam hal bagaimana aparat penegak hukum memadukan pemeriksaan saksi secara konvensional dengan analisis data digital forensik untuk mencari petunjuk yang akurat mengenai penyebab dan kronologi kejadian.

Dalam upaya mendapatkan petunjuk yang komprehensif di kasus tersebut, pihak kepolisian menjadikan rekaman kamera pengawas sebagai salah satu alat bukti utama. Kabidhumas

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan PublikEkonomiEkonomi Digital & Bisnis
Ekonomi
Ekonomi Digital & Bisnis
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global
Populer
Polda Metro Jaya
, Kombes. Budi Hermanto, memberikan keterangan resmi terkait perkembangan kasus ini pada hari Jumat, 31 Juli 2027. Beliau menjelaskan bahwa rekaman CCTV yang berada di Klinik Mordent telah dikumpulkan oleh petugas. Tujuan utama dari pengumpulan rekaman kamera pengawas tersebut adalah untuk dilakukan pemeriksaan digital forensik lebih lanjut. Tidak hanya berhenti di satu lokasi, polisi juga telah secara resmi meminta rekaman kamera pengawas dari RS Muhammadiyah Taman Puring, guna merangkai jejak digital pergerakan sebelum dan sesudah kejadian secara utuh.

Selain mengandalkan bukti digital berupa rekaman CCTV, kepolisian juga telah memanggil dan memeriksa sejumlah saksi untuk melengkapi data investigasi. Kombes. Budi Hermanto memaparkan bahwa hingga saat ini, terdapat lima orang saksi yang telah dimintai keterangan secara mendalam. Saksi-saksi tersebut meliputi AZ dan MOP yang bertindak selaku pengemudi ambulans, serta MZ yang berstatus sebagai pemilik dari perusahaan ambulans terkait. Selain itu, polisi juga memeriksa MA, seorang saksi yang diketahui sempat menjalin komunikasi dengan S, serta AAS, pengemudi ambulans yang secara langsung membawa S dari klinik menuju rumah sakit. Pemeriksaan terhadap para saksi ini dilakukan secara spesifik untuk menelusuri seluruh rangkaian peristiwa, mulai dari sebelum S dibawa ke rumah sakit hingga proses pengantaran jenazah ke wilayah Banyumas.

Baca Juga

Risiko Keselamatan Kerja Wasit Sepak Bola Lokal, Evaluasi Insiden Danlanud Cup 2026

Risiko Keselamatan Kerja Wasit Sepak Bola Lokal, Evaluasi Insiden Danlanud Cup 2026

Berdasarkan linimasa kejadian yang tengah diselidiki, peristiwa ini bermula pada hari Kamis, 23 Juli. Pada hari tersebut, S diduga meninggal dan kemudian dibawa dengan menggunakan armada ambulans dari Klinik Mordent. Perjalanan tersebut menuju RS Muhammadiyah Taman Puring dan berlangsung pada sekitar pukul 09.10 WIB. Setibanya di fasilitas kesehatan tersebut, S langsung menjalani serangkaian pemeriksaan medis oleh tim dokter. Setelah proses pemeriksaan medis tersebut selesai dilakukan, S secara resmi dinyatakan telah meninggal dunia. Pada hari yang sama, jenazah kemudian diberangkatkan pada sekitar pukul 12.45 WIB. Perjalanan pengantaran jenazah ini menuju kawasan Wangon, yang terletak di Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah, untuk proses pemakaman.

Guna memperkuat temuan dari rekaman CCTV dan keterangan para saksi, aparat penegak hukum juga melaksanakan prosedur olah tempat kejadian perkara. Olah tempat kejadian perkara ini difokuskan di Klinik Mordent dan telah dilaksanakan pada hari Senin, 27 Juli. Proses peninjauan lokasi ini tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan melibatkan kolaborasi dari berbagai pihak yang berkompeten di bidangnya. Petugas kepolisian turun langsung bersama dengan Tim Identifikasi dari Polres Metro Jakarta Selatan. Selain itu, proses olah tempat kejadian perkara ini juga melibatkan tim ahli dari Pusat Laboratorium Forensik Bareskrim Polri untuk memastikan pengumpulan bukti fisik dan digital di lokasi berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur investigasi.

Baca Juga

Cara Melindungi Remaja dari Eksploitasi Finansial dan Mengajarkan Aktivitas Ekonomi Aman

Cara Melindungi Remaja dari Eksploitasi Finansial dan Mengajarkan Aktivitas Ekonomi Aman

Hingga keterangan tersebut disampaikan, proses penyelidikan atas kasus kematian Sutrimo masih terus berlangsung. Pihak kepolisian berkomitmen untuk menuntaskan seluruh tahapan investigasi secara menyeluruh. Penyelidik dari kepolisian merencanakan untuk terus melanjutkan proses klarifikasi terhadap dokter yang bertugas, serta saksi-saksi lainnya yang mungkin memiliki informasi relevan. Bersamaan dengan proses klarifikasi tersebut, tim penyelidik juga masih harus menunggu hasil akhir dari pemeriksaan laboratorium forensik. Hasil dari laboratorium forensik ini, dipadukan dengan pemeriksaan digital forensik terhadap rekaman CCTV, diharapkan dapat memberikan kesimpulan akhir yang jelas dan berdasarkan fakta medis serta digital yang akurat.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Polda Metro JayaInvestigasi DigitalForensikCCTVKeamanan

Berita Terbaru Lainnya

Cara Mengidentifikasi Modus Komisi Fiktif pada Pengadaan Asuransi BUMNManajemen Risiko Properti Komersial, Pelajaran Kelangsungan Bisnis dari Insiden Kebakaran Hotel PullmanStrategi Pemulihan Sektor Pariwisata Indonesia dan Pembelajaran dari Negara LainCara Mendapatkan Promo Cashback dan Poin Loyalitas Pembelian BBM Non-Subsidi di Aplikasi MyPertaminaTata Kelola Pagar Pembatas Pusat Perbelanjaan, Regulasi Keamanan dan Aksesibilitas RitelDaftar Harga BBM Pertamina Terbaru Mulai 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterRegulasi Kemitraan Dapur Makan Bergizi Gratis dan Langkah Menghindari Praktik Jual Beli LokasiPenerapan Sistem PM-AAS untuk Efisiensi Tanam dan Peningkatan Hasil Panen Padi

Paling Banyak Dibaca

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

Ekonomi & Bisnis

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

1 Agu 2026

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

Ekonomi & Keuangan

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

1 Agu 2026

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

Literasi Digital

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

1 Agu 2026

Cara Membangun Kepercayaan Masyarakat di Wilayah Konflik, Pelajaran dari Iptu Motalip Litiloly

Manajemen & Kepemimpinan

Cara Membangun Kepercayaan Masyarakat di Wilayah Konflik, Pelajaran dari Iptu Motalip Litiloly

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026
  2. 2Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama ProdusenEkonomi & Bisnis 路 1 Agu 2026
  4. 4Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026Ekonomi & Keuangan 路 1 Agu 2026
  5. 5Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era DigitalLiterasi Digital 路 1 Agu 2026
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap