tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan Publik
Beranda/Ekonomi & Properti

Proyek Rusun Subsidi Danantara di Lahan Hibah Meikarta

Lidya RumbayanDiterbitkan 31 Jul 2026 - 08.16 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Proyek Rusun Subsidi Danantara di Lahan Hibah Meikarta
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Penyediaan hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah terus menjadi fokus utama dalam pengembangan infrastruktur dan properti. Salah satu langkah strategis yang saat ini tengah dipersiapkan adalah rencana pembangunan proyek rumah susun (rusun) subsidi berskala besar. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menyampaikan bahwa Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara telah menyatakan kesiapannya untuk menggarap proyek tersebut. Pembangunan ini ditargetkan mampu menyediakan sekitar 141.000 unit rusun subsidi bagi masyarakat. Informasi penting mengenai kesiapan proyek perumahan vertikal ini disampaikan secara langsung oleh Maruarar Sirait saat berada di Batang, Jawa Tengah, pada hari Jumat (31/7/2026). Pembangunan fasilitas hunian ini diharapkan menjadi solusi konkret dalam memenuhi kebutuhan tempat tinggal yang terus meningkat.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan PublikEkonomiEkonomi Digital & Bisnis
Ekonomi
Ekonomi Digital & Bisnis
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global
Populer

Proyek pembangunan ratusan ribu unit rusun subsidi tersebut rencananya akan direalisasikan di wilayah penyangga ibu kota, tepatnya di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Lokasi ini dipilih dengan memanfaatkan ketersediaan lahan hibah seluas 30 hektare yang secara khusus diperuntukkan bagi pengembangan hunian masyarakat. Aspek legalitas dan administrasi dari lahan tersebut saat ini sudah tidak lagi menjadi kendala. Proses serah terima lahan hibah seluas 30 hektare di Meikarta itu kepada negara telah selesai dilaksanakan secara menyeluruh. Selesainya proses hibah lahan ini secara otomatis membuka jalan bagi pelaksanaan pembangunan rusun subsidi di kawasan tersebut tanpa hambatan administratif yang berarti terkait kepemilikan tanah.

Baca Juga

Masa Depan Industri Sawit Indonesia Bertumpu pada Keberlanjutan dan Hilirisasi

Masa Depan Industri Sawit Indonesia Bertumpu pada Keberlanjutan dan Hilirisasi

Keberhasilan proses pengalihan dan serah terima lahan hibah kepada negara ini tidak lepas dari sinergi berbagai instansi pemerintahan. Proses panjang tersebut diselesaikan dengan melibatkan peran aktif dari Kementerian Keuangan serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Setelah status lahan dipastikan aman dan berada di bawah naungan negara, tahapan selanjutnya berfokus pada eksekusi fisik dan pendanaan. Terkait hal ini, Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara tidak akan bekerja sendiri. BPI Danantara bersama dengan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyatakan telah siap untuk berkolaborasi. Kesiapan ini mencakup tanggung jawab bersama dalam hal membangun sekaligus membiayai penyediaan sekitar 141.000 unit rumah susun di kawasan Kabupaten Bekasi tersebut.

Dari sudut pandang ekonomi dan pengembangan kawasan, proyek hunian vertikal berskala besar ini memiliki potensi yang sangat signifikan untuk menambah pasokan rumah terjangkau. Hal ini menjadi sangat krusial mengingat wilayah penyangga Jakarta, seperti Kabupaten Bekasi, selama ini terus menghadapi tantangan berat berupa tekanan harga tanah yang melambung tinggi. Di saat yang bersamaan, tingginya kebutuhan tempat tinggal di kawasan tersebut terus mendesak pengadaan hunian baru. Oleh karena itu, pembangunan rusun subsidi ini secara khusus diarahkan untuk memperluas akses bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Tujuannya adalah agar kelompok masyarakat tersebut tetap bisa mendapatkan hak atas hunian yang layak dan terjangkau di tengah dinamisnya harga properti di wilayah penyangga.

Baca Juga

Inisiatif Bioenergy Lestari Bawa Pertamina Raih Penghargaan Outstanding SDG Innovator 2026

Inisiatif Bioenergy Lestari Bawa Pertamina Raih Penghargaan Outstanding SDG Innovator 2026

Lebih jauh lagi, penempatan proyek perumahan di lahan hibah Meikarta ini direncanakan dengan mempertimbangkan aspek aksesibilitas dan produktivitas penghuninya. Rusun subsidi ini diproyeksikan berada di kawasan yang dekat dengan pusat aktivitas ekonomi dan tempat kerja. Kedekatan dengan pusat ekonomi ini diharapkan mempermudah mobilitas masyarakat berpenghasilan rendah dalam menjalankan kegiatan sehari-hari. Selain memberikan manfaat langsung bagi calon penghuni, proyek ini juga membawa angin segar bagi sektor industri secara luas. Penambahan pasokan hunian dalam jumlah yang sangat besar ini diproyeksikan dapat memicu aktivitas di sektor konstruksi. Tidak hanya itu, berbagai industri pendukung yang berkaitan dengan pembangunan properti dan infrastruktur juga akan ikut merasakan dampak positif dari berjalannya proyek besar ini.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BUMNDanantaraRusun SubsidiMeikartaKementerian PKPProperti

Berita Terbaru Lainnya

Alasan Anggaran Makan Bergizi Gratis Belum Dipisah dari Dana Pendidikan APBN 2026Cara Menghindari Praktik Pemerasan Berkedok Pengurusan Perkara HukumModus Penipuan Kualitas Beras yang Menyebabkan Kerugian Konsumen Rp 100 TriliunMembangun Industri Sawit Berkelanjutan untuk Pertumbuhan Ekonomi di Pangkalan BunDinamika Industri Garmen di Jawa Tengah, Penyebab PHK Massal dan Solusi Penyerapan Tenaga KerjaCara Pemda Memanfaatkan Pencairan DBH dan Top Up DAU untuk Membayar Gaji PPPKPeta Jalan Rekonstruksi Gaza dan Syarat Pelucutan Senjata HamasRincian Penyesuaian Tunjangan Kinerja Pegawai Kemhan dan Prajurit TNI Menjadi 90 Persen

Paling Banyak Dibaca

Faktor Pendorong IHSG Melesat Lebih dari 1 Persen pada 30 Juli 2026

Finance

Faktor Pendorong IHSG Melesat Lebih dari 1 Persen pada 30 Juli 2026

30 Jul 2026

Menyiasati Peluang Bisnis Daerah di Tengah Keterbatasan Fiskal dan Rencana Anggaran 2027

Ekonomi Digital

Menyiasati Peluang Bisnis Daerah di Tengah Keterbatasan Fiskal dan Rencana Anggaran 2027

30 Jul 2026

Dampak Kebijakan Pengetatan Impor Gula Rafinasi terhadap Ekonomi Petani Tebu

Ekonomi & Bisnis

Dampak Kebijakan Pengetatan Impor Gula Rafinasi terhadap Ekonomi Petani Tebu

30 Jul 2026

Cara Mengenali Ancaman TPPO di Ekosistem Digital Saat Mencari Peluang Kerja

Keamanan Digital

Cara Mengenali Ancaman TPPO di Ekosistem Digital Saat Mencari Peluang Kerja

30 Jul 2026

Panduan Bayar Tiket MRT Jakarta dengan Kartu Kredit Nirsentuh Mandiri

Keuangan Digital

Panduan Bayar Tiket MRT Jakarta dengan Kartu Kredit Nirsentuh Mandiri

30 Jul 2026

Alasan Anggaran Makan Bergizi Gratis Belum Dipisah dari Dana Pendidikan APBN 2026

Ekonomi & Anggaran

Alasan Anggaran Makan Bergizi Gratis Belum Dipisah dari Dana Pendidikan APBN 2026

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Faktor Pendorong IHSG Melesat Lebih dari 1 Persen pada 30 Juli 2026Finance 路 30 Jul 2026
  2. 2Menyiasati Peluang Bisnis Daerah di Tengah Keterbatasan Fiskal dan Rencana Anggaran 2027Ekonomi Digital 路 30 Jul 2026
  3. 3Dampak Kebijakan Pengetatan Impor Gula Rafinasi terhadap Ekonomi Petani TebuEkonomi & Bisnis 路 30 Jul 2026
  4. 4Cara Mengenali Ancaman TPPO di Ekosistem Digital Saat Mencari Peluang KerjaKeamanan Digital 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Bayar Tiket MRT Jakarta dengan Kartu Kredit Nirsentuh MandiriKeuangan Digital 路 30 Jul 2026
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap