Pemerintah Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional yang kuat pada triwulan kedua tahun 2026. Dalam konferensi pers hasil rapat berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang diselenggarakan di Kantor Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Jakarta, pada Senin, 3 Agustus 2026, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan keyakinannya terhadap resiliensi ekonomi domestik. Purbaya memperkirakan bahwa laju pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan untuk sepanjang tahun 2026 akan berada di kisaran 5,6 persen hingga 6 persen. Optimisme ini menjadi sinyal positif di tengah berbagai tantangan serta dinamika perekonomian global yang sedang dihadapi oleh banyak negara.








