tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/BANTUAN SOSIAL

Purbaya, Belum Ada Rencana Insentif Ekonomi Efek Erupsi Anak Krakatau

Sri NugrohoDiterbitkan 8 Sep 2026 - 01.46 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Purbaya, Belum Ada Rencana Insentif Ekonomi Efek Erupsi Anak Krakatau
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Penutupan delapan bandara dan penundaan 1.558 penerbangan akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau belum mendorong pemerintah mengeluarkan paket stimulus fiskal baru. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa pemerintah belum perlu merancang insentif ekonomi khusus untuk merespons dampak erupsi tersebut.

Erupsi yang terjadi sejak 5 September 2026 dinilai belum memberikan guncangan ekonomi sebesar bencana-bencana sebelumnya, seperti banjir lumpur di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, ataupun bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Untuk langkah tanggap darurat, pemerintah mengandalkan alokasi anggaran penanggulangan bencana yang berada di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Purbaya menegaskan pemerintah siap menambah pagu anggaran BNPB jika kebutuhan penanganan di lapangan meningkat dan disertai pertanggungjawaban yang jelas.

Baca Juga

RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

Proyeksi Dampak Makroekonomi Kuartal III-2026

Penilaian pemerintah sejalan dengan kalkulasi ekonom. Kepala Pusat Riset Makroekonomi dan Keuangan Indef, Rizal Taufikurahman, memproyeksikan dampak erupsi terhadap pertumbuhan ekonomi kuartal III-2026 tergolong minim berdasarkan simulasi model Computable General Equilibrium (CGE).

Menurut Rizal, gangguan pada sektor transportasi udara tidak otomatis mematikan transaksi ekonomi. Tiket dan agenda perjalanan yang tertunda umumnya dijadwalkan ulang atau dialihkan sebelum penutupan kuartal pada akhir September, sehingga perputaran dana tetap tercatat dalam periode berjalan.

Baca Juga

Intip ke dalam 'Kos-kosan Barang' di DKI, Sewa Rp320.000-Tembus 7 Juta

Intip ke dalam 'Kos-kosan Barang' di DKI, Sewa Rp320.000-Tembus 7 Juta

Berdasarkan pemodelan CGE, apabila gangguan berlangsung selama sepekan dan separuh aktivitas yang terhambat berhasil pulih sebelum akhir September, tekanan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional hanya sekitar 0,003 poin persentase. Simulasi tersebut memperlihatkan proyeksi pertumbuhan normal sebesar 5% hanya akan bergeser tipis menjadi sekitar 4,997%.

Risiko tekanan dapat membesar jika masa gangguan berlangsung lebih lama. Apabila disrupsi penerbangan berlanjut hingga tiga pekan dengan tingkat pemulihan aktivitas hanya 20%, koreksi terhadap pertumbuhan ekonomi kuartal III-2026 diperkirakan mencapai kisaran 0,015 poin persentase.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Pertumbuhan EkonomiKementerian KeuanganPurbaya Yudhi Sadewa

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap