Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa anggaran untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan telah siap. Ketersediaan dana dipastikan tidak akan menjadi kendala dalam mempercepat proses penanganan bencana tersebut di lapangan.
Penyaluran anggaran penanganan karhutla nantinya akan disalurkan melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Kendati demikian, hingga saat ini pihak BNPB belum menyampaikan total kebutuhan anggaran penanganan karhutla kepada Kementerian Keuangan.
Kesiapan Dana dan Penambahan Alokasi
Saat ini, BNPB memiliki alokasi dana sekitar Rp5 triliun. Pemerintah menegaskan kesiapannya untuk menambah alokasi anggaran apabila dana Rp5 triliun yang dimiliki BNPB tersebut tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan penanganan karhutla.
Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Besaran anggaran khusus karhutla sejauh ini memang belum dapat ditentukan secara pasti karena operasi penanganan di lapangan masih terus berlangsung. Oleh karena itu, BNPB masih harus menghitung kembali rincian kebutuhan riil di lapangan. Purbaya juga memperkirakan kebutuhan anggaran untuk karhutla kali ini tidak akan sebesar anggaran penanganan di Aceh yang skalanya sangat masif.
Akuntabilitas Anggaran dan Belanja Bencana
Purbaya menegaskan bahwa pemerintah siap memenuhi berapa pun kebutuhan anggaran yang diajukan oleh BNPB. Kendati demikian, pemenuhan anggaran tersebut diberikan dengan catatan penting bahwa seluruh penggunaan dana harus dapat dipertanggungjawabkan secara transparan dan tidak terjadi praktik penggelembungan dana (mark up).
Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Menurut Purbaya, pendekatan belanja untuk penanganan bencana memiliki perlakuan yang berbeda dibandingkan dengan belanja pemerintah pada umumnya. Perbedaan pendekatan ini didasari oleh faktor kedaruratan yang menyangkut langsung keselamatan serta kehidupan masyarakat luas.
Selain penyaluran anggaran melalui BNPB, penanganan karhutla juga melibatkan kementerian teknis terkait. Purbaya menyampaikan bahwa Kementerian Kehutanan telah mengajukan kebutuhan anggaran untuk penanganan karhutla dan sebagian dari anggaran tersebut telah diberikan oleh pemerintah.






