Sebuah unggahan media sosial dari putra Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Yair Netanyahu, memicu reaksi keras di Inggris. Gelombang kritik tersebut bermula dari pernyataannya yang menyebut Kepulauan Falkland sebagai bagian dari wilayah Argentina.
Dukungan untuk Javier Milei Berujung Polemik
Pernyataan yang memantik ketegangan tersebut disampaikan Yair melalui platform X saat memberikan dukungan terbuka kepada Presiden Argentina, Javier Milei. Dalam unggahan mengenai kepulauan yang terletak sekitar 13.000 kilometer dari Israel tersebut, Yair mengklaim bahwa gugusan pulau berpenduduk jarang di lepas pantai selatan Amerika Selatan itu merupakan teritorial Argentina.
Klaim sepihak itu langsung memicu perdebatan sengit di media sosial. Sorotan tajam tidak hanya datang dari masyarakat umum, melainkan juga dari figur-figur sayap kanan Inggris yang selama ini dikenal vokal memberikan pembelaan dan dukungan kepada Israel.
RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

Kekecewaan dari Kalangan Pendukung di Inggris
Komentar Yair dinilai mencederai hubungan diplomatik dan dukungan historis yang telah terbangun. Komentator dan penyiar asal Inggris, Alex Armstrong, menilai pernyataan tersebut sama sekali tidak membantu serta mencerminkan ingatan yang sangat pendek dari sebagian komentator Israel.
Armstrong menyoroti bahwa secara historis Argentina adalah pihak yang berseberangan dengan negara mereka, bahkan sempat membandingkan persoalan Kepulauan Falkland dengan kondisi di Gaza. Lebih lanjut, Armstrong menekankan bahwa tindakan atau kebijakan dari pemerintah Partai Buruh di Inggris saat ini tidak mencerminkan pandangan setiap warga Inggris secara keseluruhan.
Intip ke dalam 'Kos-kosan Barang' di DKI, Sewa Rp320.000-Tembus 7 Juta

Inggris sendiri tercatat telah memberikan dukungan jangka panjang lintas generasi kepada Israel, termasuk di antaranya pasokan bantuan militer, dengan sokongan yang sangat solid dari basis politik sayap kanan Inggris. Pernyataan Yair yang mengabaikan kedaulatan Inggris atas Falkland pun dipandang kontraproduktif terhadap relasi para pendukungnya di Britania Raya.






