tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & TransportasiPopuler
Beranda/Ekonomi Digital & Properti

Realisasi Kepemilikan Rumah Pertama Melalui Fasilitas KPR Subsidi BNI

Ance ManoppoDiterbitkan 3 Agu 2026 - 10.58 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Realisasi Kepemilikan Rumah Pertama Melalui Fasilitas KPR Subsidi BNI
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Mewujudkan impian memiliki rumah pribadi sering kali menjadi sebuah pencapaian finansial yang membutuhkan proses panjang. Hal ini tercermin dari perjalanan seorang warga bernama Terry Alfrits Wagiu. Setelah menjalani kehidupan rumah tangga selama 14 tahun, Terry akhirnya berhasil mengamankan kepemilikan rumah pertamanya. Pencapaian ini tidak lepas dari pemanfaatan fasilitas pembiayaan yang tepat sasaran. Ia berhasil mendapatkan hunian tersebut melalui fasilitas Kredit Pemilikan Rumah atau KPR subsidi yang disalurkan oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, yang lebih dikenal dengan nama BNI. Langkah ini menjadi bukti bagaimana akses layanan perbankan dapat membantu merealisasikan target kepemilikan aset properti bagi masyarakat.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & Transportasi

Halaman

Terry Alfrits Wagiu merupakan seorang wartawan yang berasal dari daerah Tomohon. Berkat fasilitas pembiayaan bersubsidi dari BNI tersebut, ia kini resmi memperoleh unit hunian pertamanya yang berlokasi di kawasan Grazia Residence 2. Proses peresmian kepemilikan properti ini tidak dilakukan secara mandiri, melainkan melalui sebuah agenda perumahan berskala nasional. Terry tercatat sebagai salah satu penerima manfaat langsung dalam kegiatan Akad Massal dan Serah Terima Kunci 62.710 Unit Rumah. Kegiatan penyerahan puluhan ribu unit hunian ini diselenggarakan oleh pemerintah secara serentak pada hari Kamis, 30 Juli 2026, sebagai bagian dari upaya pemerataan akses tempat tinggal.

Momen penerimaan kunci rumah ini menjadi semakin istimewa karena kisah Terry mendapatkan perhatian langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dalam rangkaian acara serah terima tersebut, Presiden Prabowo Subianto menyempatkan diri untuk melakukan dialog interaktif dengan Terry. Percakapan ini difasilitasi melalui teknologi konferensi video yang menghubungkan dua titik lokasi yang berjauhan. Jaringan video tersebut menyambungkan lokasi utama penyelenggaraan acara yang dipusatkan di Perumahan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, dengan kawasan Tomohon yang menjadi lokasi tempat tinggal baru Terry.

Baca Juga

Dinamika Ekonomi Pertahanan dan Ekspor Militer India ke Israel

Dinamika Ekonomi Pertahanan dan Ekspor Militer India ke Israel

Dalam sesi dialog jarak jauh tersebut, Terry berkesempatan untuk menceritakan secara langsung mengenai spesifikasi dan kondisi hunian subsidi yang baru saja ia peroleh. Ia mengonfirmasi bahwa rumah yang didapatkannya memiliki kualitas yang sangat memadai untuk ditempati. Terry menyebutkan bahwa pasokan air di rumah tersebut mengalir dengan lancar dan struktur bangunannya terasa kuat. Selain itu, ia juga menyoroti aspek keamanan lingkungan yang terjaga dengan baik, serta kondisi kawasan perumahan yang terang pada malam hari. Kualitas hunian yang baik ini menunjukkan standar perumahan subsidi yang layak bagi masyarakat penerima manfaat.

Dari sisi penyedia layanan keuangan, komitmen BNI dalam memfasilitasi sektor properti kembali ditegaskan oleh para pengurus perusahaan. Direktur Commercial Banking BNI, Muhammad Iqbal, memberikan penjelasan mengenai arah kebijakan pembiayaan bank tersebut. Melalui sebuah keterangan tertulis yang dirilis pada hari Minggu, 2 Agustus 2026, ia memaparkan bahwa BNI secara konsisten mendukung inisiatif pemerintah, khususnya dalam Program Tiga Juta Rumah. Dukungan strategis ini diwujudkan dengan cara menyediakan akses pembiayaan yang mudah dan terjangkau. Langkah perbankan ini dirancang agar berkelanjutan dan difokuskan bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang membutuhkan tempat tinggal.

Baca Juga

Dampak Kebakaran Hutan dan Penurunan Kapasitas Energi Terhadap Infrastruktur Eropa

Dampak Kebakaran Hutan dan Penurunan Kapasitas Energi Terhadap Infrastruktur Eropa

Penyelenggaraan acara akad massal perumahan ini juga melibatkan berbagai pemangku kepentingan di sektor perumahan nasional. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, yang memantau langsung proses distribusi hunian subsidi. Selain itu, Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, juga tampak hadir dalam agenda penyerahan kunci tersebut. Kehadiran para pejabat publik ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara lembaga pemerintah dan sektor perbankan dalam memperluas akses pembiayaan properti. Melalui program seperti KPR subsidi, masyarakat memiliki peluang yang lebih besar untuk merencanakan keuangan mereka dan mewujudkan impian memiliki rumah pertama.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KPR SubsidiBP TaperaProgram Tiga Juta RumahBNIPembiayaan Properti

Berita Terbaru Lainnya

Cara Mengelola Portofolio Investasi Saat Bursa Asia Melemah Akibat Sentimen GeopolitikPanduan Kinerja Keuangan dan Strategi Ekspansi PT VKTR Teknologi Mobilitas TbkDuduk Perkara Kasus Dugaan Penipuan dan Pencucian Uang Vicky PrasetyoCara Menghadapi Kedaruratan di Laut bagi Sopir Ekspedisi LogistikDinamika Ekonomi Pertahanan dan Ekspor Militer India ke IsraelDampak Kebakaran Hutan dan Penurunan Kapasitas Energi Terhadap Infrastruktur EropaCara Mengatur Ulang Anggaran Transportasi Bisnis Digital Pasca Penurunan Harga BBMMengupas Program Orientasi Kerja BPJS Ketenagakerjaan dan Fakta Pelatihan Berjalan di Atas Api

Paling Banyak Dibaca

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

Ekonomi & Keuangan

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

1 Agu 2026

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

Literasi Digital

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

1 Agu 2026

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

Ekonomi & Bisnis

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

1 Agu 2026

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

Profesi & Regulasi

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026
  2. 2Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026Ekonomi & Keuangan 路 1 Agu 2026
  3. 3Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era DigitalLiterasi Digital 路 1 Agu 2026
  4. 4Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama ProdusenEkonomi & Bisnis 路 1 Agu 2026
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap