Pembangunan infrastruktur publik berskala besar selalu menarik perhatian berbagai pihak, terutama dari sudut pandang alokasi anggaran dan manajemen proyek. Salah satu proyek yang saat ini menjadi sorotan adalah pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati di Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Proyek strategis milik Pemerintah Kabupaten Kediri ini kini telah memasuki pengerjaan tahap ketiga. Dengan nilai kontrak yang terbilang besar, kelancaran proyek ini sangat bergantung pada perencanaan teknis yang presisi serta pengawasan yang ketat. Bagi para pemangku kepentingan, pengamat ekonomi daerah, maupun masyarakat umum yang ingin memantau perkembangan alokasi dana dan realisasi fisik bangunan, berikut adalah rincian informasi terkait kemajuan proyek tersebut.
Apa fokus utama dari pengerjaan Stadion Gelora Daha Jayati pada tahap ketiga ini?
Pemerintah Kabupaten Kediri memfokuskan pengerjaan pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati tahap ketiga pada dua elemen utama, yaitu pemasangan rangka dan atap bangunan. Proses pengadaan barang untuk kebutuhan tersebut sudah mulai berjalan. Material untuk atap stadion kini mulai dikirim secara bertahap ke Kediri. Pengiriman ini dilakukan setelah tim Pejabat Pembuat Komitmen turun langsung ke lapangan untuk melakukan peninjauan terhadap proses produksinya. Langkah peninjauan oleh Pejabat Pembuat Komitmen ini krusial guna memastikan spesifikasi material sesuai dengan standar yang ditetapkan dalam kontrak. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Kediri, Irwan Candra Wahyu Purnama, turut memastikan bahwa jadwal pengerjaan tetap berada pada jalurnya. Berdasarkan jadwal yang ada, proses pemasangan atap tersebut ditargetkan paling lambat sudah dapat dimulai pada pertengahan Agustus 2026.
Berapa total nilai kontrak untuk pembangunan tahap ketiga dan bagaimana rincian alokasi anggarannya?
Laba Usaha InJourney Naik 10%, Ini Pesan BP BUMN

Dari sisi manajemen keuangan proyek, total nilai kontrak yang disepakati untuk pengerjaan tahap ketiga ini mencapai angka sekitar Rp57 miliar. Anggaran yang cukup besar ini dikelola dengan pembagian persentase yang spesifik untuk memastikan setiap target fisik tercapai. Porsi terbesar dari anggaran tersebut, yakni sekitar 70 persen dari total nilai kontrak, dialokasikan secara khusus untuk mendanai pekerjaan rangka dan atap stadion. Sementara itu, sisa anggaran yang bernilai sekitar 30 persen dari kontrak dialokasikan untuk membiayai pengerjaan infrastruktur pendukung lainnya, yaitu pembangunan fondasi pagar keliling yang terletak di zona aman stadion. Pembagian alokasi ini mencerminkan prioritas Pemerintah Kabupaten Kediri dalam menyelesaikan struktur atas bangunan pada fase ini.
Bagaimana spesifikasi teknis pembangunan pagar keliling dan zona aman pada tahap ini?
Pembangunan zona keamanan pada Stadion Gelora Daha Jayati tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan mengacu pada rekomendasi resmi dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia. Implementasi rekomendasi ini mencakup penerapan sistem zonasi khusus yang dirancang untuk mengatur alur pergerakan penonton secara terstruktur. Terkait infrastruktur fisik pengamanannya, fondasi pagar keliling dibangun berfokus pada sisi timur dan sisi utara stadion, yang mana area tersebut berbatasan langsung dengan lahan milik warga sekitar. Kondisi topografi di area perbatasan tersebut memiliki tantangan tersendiri karena terdapat perbedaan elevasi lahan sekitar lima meter. Untuk mengatasi kondisi tersebut, pelaksana proyek diwajibkan untuk membangun dinding penahan tanah terlebih dahulu. Perlu dicatat bahwa pengerjaan di tahap ini hanya sebatas fondasi dasar, sedangkan pembangunan struktur pagar secara keseluruhan akan dilanjutkan pada tahap berikutnya.
Apakah proyek tahap ketiga ini juga mencakup pengerjaan infrastruktur jalan di sekitar area stadion?
Intip ke dalam 'Kos-kosan Barang' di DKI, Sewa Rp320.000-Tembus 7 Juta

Proyek tahap ketiga ini juga mencakup pembenahan akses jalan di sekitar stadion. Peningkatan infrastruktur jalan ini sangat penting untuk menunjang kelancaran mobilitas pengunjung di masa depan. Jalan yang berada di bagian depan stadion akan diperlebar dengan menambahkan satu lajur baru. Penambahan lajur ini diharapkan dapat mencegah kepadatan lalu lintas saat stadion digunakan untuk acara besar. Tidak hanya di bagian depan, pengerjaan jalan dari sisi belakang stadion juga sudah mulai dilaksanakan. Akses jalan di bagian belakang ini telah mulai dikerjakan dengan panjang pengerjaan mencapai sekitar 100 meter.
Kapan target penyelesaian tahap ketiga ini dan apa rencana pengerjaan untuk tahap keempat?
Penyelesaian tepat waktu menjadi salah satu indikator keberhasilan manajemen proyek ini. Pembangunan tahap ketiga secara keseluruhan ditargetkan selesai pada awal Desember 2026. Setelah seluruh target fisik di tahap ketiga dinyatakan rampung, proyek akan langsung dilanjutkan ke tahap keempat. Tahap keempat ini difokuskan pada pekerjaan penyelesaian akhir. Rencana pekerjaan pada tahap keempat tersebut akan mencakup pengadaan dan pemasangan kursi penonton bertipe single seat, pengerjaan sistem mekanikal dan elektrikal, serta pemasangan fasilitas lampu stadion. Khusus untuk pembangunan lampu stadion, pengerjaannya akan dilakukan secara bertahap. Hal ini bertujuan agar sistem pencahayaan yang dipasang dapat terus menyesuaikan dengan perkembangan regulasi standar pencahayaan terkini yang ditetapkan oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia.






