tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi Global

Risiko Geopolitik Timur Tengah dan Dampak Operasi Gabungan terhadap Fasilitas Minyak Arab Saudi

Retno PurwantoDiterbitkan 31 Jul 2026 - 06.00 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Risiko Geopolitik Timur Tengah dan Dampak Operasi Gabungan terhadap Fasilitas Minyak Arab Saudi
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Dalam menganalisis dinamika geopolitik terkini yang memengaruhi infrastruktur vital di kawasan Timur Tengah, fasilitas minyak di Provinsi Timur Arab Saudi menjadi salah satu titik fokus utama. Serangan terhadap Arab Saudi yang diklaim dilakukan oleh kelompok Houthi asal Yaman baru-baru ini menjadi sorotan. Berdasarkan temuan yang ada, serangan tersebut diduga dilancarkan dari wilayah Irak. Peluncuran serangan ini didukung oleh kelompok-kelompok bersenjata Irak yang bersekutu dengan Iran. Dua pejabat kawasan memberikan keterangan lebih rinci mengenai insiden ini. Mereka mengatakan bahwa sebagian serangan yang menghantam fasilitas minyak di Provinsi Timur Arab Saudi tersebut secara spesifik dilakukan dari wilayah Irak. Lebih lanjut, serangan ini merupakan sebuah operasi gabungan antara kelompok Houthi dan kelompok bersenjata Irak yang didukung oleh Teheran, yang menunjukkan tingkat koordinasi lintas batas yang sangat terstruktur.

Operasi gabungan yang menargetkan fasilitas minyak di Provinsi Timur Arab Saudi tersebut menunjukkan adanya keterlibatan aktor keamanan lain di kawasan. Menurut kedua pejabat kawasan yang sama, operasi lintas negara ini berlangsung di bawah pengawasan langsung dari Korps Garda Revolusi Islam Iran, atau yang dikenal dengan sebutan IRGC. Keterlibatan IRGC ini memperlihatkan bagaimana jaringan kelompok bersenjata di kawasan tersebut saling terhubung dalam menjalankan agendanya. Sebagai respons atas serangan yang menghantam infrastruktur penting tersebut, Arab Saudi bersama dengan Amerika Serikat mengambil tindakan balasan. Pada hari Rabu, Arab Saudi dan Amerika Serikat secara resmi melancarkan serangan udara balasan. Serangan udara gabungan ini diarahkan ke sejumlah lokasi strategis yang berada di dalam wilayah Irak, menandai peningkatan ketegangan militer secara langsung di antara pihak-pihak yang terlibat.

Serangan udara balasan yang dilancarkan oleh Arab Saudi dan Amerika Serikat pada hari Rabu tersebut memberikan dampak langsung terhadap kelompok-kelompok yang terlibat dalam operasi gabungan. Setelah serangan udara Saudi-AS tersebut, media-media yang berafiliasi dengan Iran segera memberitakan rincian mengenai korban jiwa. Laporan dari media-media tersebut mengonfirmasi kematian sejumlah anggota IRGC, beberapa pejuang Irak, dan sedikitnya satu anggota kelompok Houthi. Insiden yang saling berbalas ini terus menjadi perhatian para pengamat internasional yang memantau keamanan di Timur Tengah. Salah satu pakar yang mengikuti perkembangan ini adalah Farea al-Muslimi. Ia merupakan seorang Peneliti Program Timur Tengah dan Afrika Utara di lembaga kajian Chatham House. Pemahaman terhadap struktur kelompok bersenjata ini sangat penting bagi para analis dalam memantau stabilitas kawasan.

Baca Juga

Intip ke dalam 'Kos-kosan Barang' di DKI, Sewa Rp320.000-Tembus 7 Juta

Intip ke dalam 'Kos-kosan Barang' di DKI, Sewa Rp320.000-Tembus 7 Juta

Untuk memahami kedalaman kerja sama antara Houthi dan kelompok bersenjata di Irak, kita dapat melihat kembali perkembangan yang terjadi pada tahun 2024. Pada tahun tersebut, pemimpin Houthi, Abdul Malik al-Houthi, mengumumkan keberadaan sebuah ruang operasi bersama antara kelompok Houthi dan kelompok-kelompok bersenjata Irak. Pengumuman ini menjadi titik penting yang meresmikan kolaborasi militer mereka. Pada tahun yang sama, kedua pihak tersebut juga mengumumkan operasi gabungan pertama mereka, yang secara spesifik menargetkan Israel. Dalam jaringan kelompok bersenjata di Irak, terdapat satu nama yang sangat menonjol, yaitu Kataib Hizbullah. Kataib Hizbullah selama ini dianggap sebagai kelompok bersenjata Irak yang paling kuat serta paling terorganisasi, menjadikannya elemen krusial dalam operasi gabungan lintas batas ini.

Hubungan antara kelompok Houthi dan faksi-faksi di Irak kini telah berkembang melampaui koordinasi operasional semata. Kelompok Houthi diketahui memiliki kehadiran permanen di dalam wilayah Irak. Kehadiran permanen ini dibuktikan dengan adanya fasilitas fisik berupa kantor serta penunjukan seorang perwakilan resmi yang bernama Ahmed al-Sharafi. Penempatan perwakilan resmi ini memfasilitasi komunikasi dan perencanaan strategis yang lebih erat dengan kelompok-kelompok bersenjata setempat. Selain faktor aliansi, letak geografis juga memainkan peranan yang sangat penting dalam memfasilitasi serangan ke negara tetangga. Irak memiliki perbatasan darat yang sangat panjang dengan Arab Saudi, yakni membentang sepanjang lebih dari 800 kilometer. Panjangnya garis perbatasan ini memberikan tantangan tersendiri dalam hal pengawasan dan keamanan wilayah secara menyeluruh.

Baca Juga

Sugiono Ungkap Pentingnya Kehadiran Indonesia di KTT BRICS ke-18 India

Sugiono Ungkap Pentingnya Kehadiran Indonesia di KTT BRICS ke-18 India

Ketegangan di kawasan ini tidak hanya terbatas pada serangan terhadap fasilitas minyak di Provinsi Timur Arab Saudi. Terdapat serangkaian insiden lain yang menargetkan berbagai infrastruktur penting di Timur Tengah. Sebagai contoh, pada bulan Maret yang lalu, terjadi serangan yang melibatkan dua drone. Serangan dua drone tersebut secara spesifik menargetkan Kedutaan Besar Amerika Serikat yang berlokasi di Riyadh. Selain itu, ancaman terhadap infrastruktur strategis juga meluas ke negara tetangga di kawasan Teluk. Pada bulan Mei, tercatat adanya sebuah serangan yang menargetkan pembangkit listrik tenaga nuklir Barakah yang terletak di Uni Emirat Arab. Rangkaian peristiwa ini menegaskan kompleksitas tantangan keamanan yang dihadapi oleh negara-negara di kawasan tersebut.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Ekonomi GlobalgeopolitikAnalisis RisikoTimur TengahArab Saudi

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap