PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) secara resmi telah merampungkan transaksi akuisisi 5% kepemilikan saham di PT Layar Nusantara Gas (PT LNG). Langkah aksi korporasi ini dilaksanakan melalui anak perusahaan perseroan, yakni PT Raharja Gas Kasuri, yang kepemilikan sahamnya dimiliki sebesar 99,99% oleh RAJA.
Penyelesaian transaksi akuisisi tersebut ditandai dengan penandatanganan Akta Jual Beli Saham di hadapan notaris antara pihak PT Raharja Gas Kasuri dan Genting LNG Pte. Ltd. (Genting LNG) yang terlaksana pada 4 September 2026.
PT LNG sendiri bertindak sebagai pengembang infrastruktur sektor midstream dan downstream energi, yang saat ini tengah membangun fasilitas Floating Liquefied Natural Gas (FLNG) pertama di Indonesia. Selain itu, PT LNG juga berperan sebagai salah satu offtaker gas bumi yang diproduksi dari wilayah kerja migas Blok Kasuri di Papua Barat berdasarkan Kontrak Bagi Hasil Kasuri (Kasuri PSC).
IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Pasokan Gas dan Rencana Pengembangan Blok Kasuri
Gas bumi yang dialirkan untuk fasilitas FLNG tersebut berasal dari Lapangan Asap, Kido, dan Merah (AKM) di Blok Kasuri. Lapangan-lapangan migas ini sebelumnya telah memperoleh persetujuan resmi dari Pemerintah Indonesia melalui skema Rencana Pengembangan Lapangan pertama atau Plan of Development (POD I).
Berdasarkan POD I yang telah disetujui, proyek pengembangan ini mencakup komitmen pasokan gas bumi sebesar 230 mmscfd ke fasilitas FLNG yang dirancang dengan kapasitas 1,2 mtpa. Penyaluran pasokan gas bumi untuk operasional fasilitas pengolahan terapung tersebut direncanakan berlangsung dalam jangka waktu 18 tahun. Selain mengalokasikan gas untuk fasilitas FLNG, rencana pengembangan Lapangan AKM juga menetapkan alokasi pasokan gas sekitar 102 mmscfd untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik.
Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Bursa Efek Indonesia, perseroan menyatakan bahwa pada tahap saat ini pelaksanaan transaksi akuisisi saham PT LNG tidak diperkirakan memberikan dampak material terhadap kondisi keuangan maupun kelangsungan kegiatan usaha RAJA.






