tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Digital Economy

Rupiah Berbalik Ditutup Menguat, Dolar AS Turun Tipis ke Rp17.625

Wulan WijayaDiterbitkan 9 Sep 2026 - 00.13 · 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Rupiah Berbalik Ditutup Menguat, Dolar AS Turun Tipis ke Rp17.625
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat ditutup menguat tipis pada perdagangan Selasa (8/9/2026). Berdasarkan data Refinitiv, mata uang Garuda terapresiasi 0,03% dan mengakhiri sesi pasar di level Rp17.625 per dolar AS.

Pergerakan mata uang domestik sempat dibuka melemah 0,03% di posisi Rp17.635 per dolar AS pada awal sesi. Namun, rupiah berhasil bangkit dan naik 10 poin menjelang penutupan perdagangan harian. Sepanjang hari, nilai tukar berfluktuasi aktif dalam rentang Rp17.590 hingga Rp17.635 per dolar AS.

Faktor Penggerak Pasar dan Sentimen Eksternal

Apresiasi tipis rupiah sejalan dengan pelemahan indeks dolar AS (DXY) di pasar global. Pada pukul 15.00 WIB, indeks DXY yang mengukur performa dolar terhadap enam mata uang utama dunia tercatat turun 0,26% ke level 98,915. Penurunan dolar ini memberi ruang bagi mata uang kawasan untuk sedikit bernapas lega.

Baca Juga

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Mega Capital Sekuritas sebelumnya memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp17.600 hingga Rp17.700 per dolar AS. Proyeksi tersebut didorong oleh kombinasi pelemahan indeks dolar serta imbas lanjutan dari apresiasi yen Jepang.

Di pasar obligasi dalam negeri, imbal hasil (yield) Surat Utang Negara (SUN) dengan tenor 10 tahun tercatat turun tipis 0,5 basis poin ke level 7,11%.

Ketidakpastian Suku Bunga Global dan Tekanan Energi

Meskipun rupiah membukukan penguatan harian, sentimen global masih dipenuhi ketidakpastian jelang agenda bank sentral utama dunia. Federal Reserve (The Fed) dijadwalkan menggelar pertemuan FOMC pada 15–16 September mendatang.

Baca Juga

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Menyusul rilis data ketenagakerjaan AS yang lebih solid dari ekspektasi pada akhir pekan lalu, pelaku pasar saat ini memperhitungkan probabilitas sekitar 60% bahwa The Fed berpotensi menaikkan suku bunga acuan pada pertemuan bulan ini.

Di sisi lain, dinamika geopolitik kawasan Teluk turut memicu kehati-hatian investor. Harga minyak mentah Brent masih bertengger di atas US$97 per barel dan mendekati posisi tertinggi dalam enam pekan terakhir. Kondisi ini dipicu oleh peringatan dari Iran terkait kerentanan fasilitas energi di kawasan Teluk, termasuk infrastruktur minyak dan gas yang terhubung dengan kepentingan AS.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

RupiahDolar ASPasar Keuangan

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

PINJAMAN ONLINE

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

24 Agu 2026

🔥

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator · 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan · 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning · 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan · 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis · 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap