tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi & Bisnis

Soal Merger BUMN Karya, Bos Danantara Ungkap Kabar Terbaru

Wahyu SuryaniDiterbitkan 1 Sep 2026 - 01.00 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Soal Merger BUMN Karya, Bos Danantara Ungkap Kabar Terbaru
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) memastikan agenda penggabungan BUMN sektor karya ditargetkan rampung pada tahun ini. Kendati demikian, skema definitif terkait pengelompokan perusahaan yang akan disatukan masih terus dimatangkan melalui kajian mendalam.

Chief Operating Officer BPI Danantara sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria menjelaskan bahwa skema konsolidasi korporasi pelat merah tersebut masih berpeluang berubah. Hal ini sekaligus merespons kabar mengenai rencana penggabungan dua emiten konstruksi BUMN, yakni PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) dan PT PP (Persero) Tbk. (PTPP).

Skema Konsolidasi Masih Dikaji

Dony menegaskan bahwa kepastian penggabungan spesifik antara PTPP dan ADHI hingga kini belum diputuskan secara final. Evaluasi menyeluruh masih berjalan guna menentukan komposisi merger yang paling tepat bagi seluruh BUMN karya terkait.

Baca Juga

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Tujuan utama dari konsolidasi ini adalah penyelamatan dan penyehatan fundamental bisnis perusahaan-perusahaan konstruksi milik negara. Melalui restrukturisasi ini, Danantara menginstruksikan agar seluruh BUMN karya kembali fokus pada bisnis inti mereka di bidang jasa konstruksi serta segera menuntaskan portofolio bisnis non-inti.

Persiapan dan Langkah Restrukturisasi Internal

Dari sisi korporasi, Direktur Utama PTPP Novel Arsyad mengungkapkan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi intensif dengan Adhi Karya mengenai rencana merger tersebut. Upaya sinkronisasi operasional ini dijalankan sejalan dengan mandat Danantara untuk menata ulang portofolio dan merapikan lini usaha.

Selain koordinasi antarperusahaan, langkah konsolidasi turut dibarengi dengan efisiensi organisasi (streamlining) serta pelepasan aset non-inti (asset recycling). Sebagai bagian dari transparansi kondisi fundamental sebelum merger, PTPP melakukan sejumlah penyesuaian nilai buku.

Baca Juga

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Direktur Keuangan PTPP Agus Purbianto menyatakan bahwa penyesuaian nilai buku merupakan tahapan kritis yang wajib dilewati sebelum proses restrukturisasi dan konsolidasi direalisasikan. PTPP mencatatkan penyesuaian satu kali (one-off adjustment) serta penurunan nilai aset (impairment) secara signifikan pada laporan keuangan tahun buku 2025.

Langkah kehati-hatian tersebut juga mencakup pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) atas piutang dan penyesuaian nilai persediaan untuk memperkuat kualitas aset. Penerapan kebijakan pembersihan neraca ini berdampak langsung dan memberikan tekanan terhadap kinerja keuangan konsolidasian PTPP pada periode pelaporan 2025 demi memastikan proses merger berjalan di atas fondasi yang lebih sehat.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Danantara

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

PINJAMAN ONLINE

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

24 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan 路 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap