tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi

SPI Apresiasi Kementan dalam Menjaga dan Meningkatkan Produksi Beras Saat Musim Kemarau

Ance ManoppoDiterbitkan 3 Sep 2026 - 04.17 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
SPI Apresiasi Kementan dalam Menjaga dan Meningkatkan Produksi Beras Saat Musim Kemarau
Foto/Ilustrasi: Republika
A-A+

Serikat Petani Indonesia (SPI) menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian (Kementan) atas langkah-langkah yang diambil dalam menjaga serta meningkatkan produksi beras nasional di tengah tantangan musim kemarau. Upaya pemerintah dalam memperkuat sarana dan prasarana pengairan dinilai menjadi salah satu faktor penting yang menopang keberlanjutan produktivitas sektor pertanian.

Pada musim kemarau saat ini, produksi beras per hektare tercatat mengalami kenaikan dan mampu mencapai 8 hingga 10 ton per hektare. Meskipun hasil panen per hektare menunjukkan capaian positif, SPI mencatat bahwa luas lahan tanaman padi mengalami penurunan karena belum semua area persawahan mendapatkan pasokan air atau terairi dengan baik.

Kesiapan Menghadapi Ancaman Kemarau Panjang

Ketua Umum SPI Henry Saragih menegaskan bahwa ancaman musim kering diperkirakan masih akan berlanjut hingga 2027, sehingga langkah antisipasi perlu dilakukan sejak dini. Menurut Henry, ketersediaan air merupakan kebutuhan utama bagi para petani, tidak hanya untuk mendukung budidaya tanaman padi, tetapi juga untuk kelangsungan komoditas palawija.

Baca Juga

Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Untuk menjaga stabilitas produksi ke depan, SPI menyatakan dukungannya terhadap pemerintah dalam penyediaan sarana air. Langkah tersebut mencakup perbaikan seluruh saluran irigasi yang rusak serta penyediaan mesin-mesin pompa air guna memastikan distribusi air tetap menjangkau lahan-lahan pertanian yang rentan kekeringan.

Strategi Jangka Panjang dan Kebutuhan Informasi Petani

Henry juga menyoroti pentingnya pembangunan waduk sebagai penampung cadangan air dan kesiapan jaringan irigasi sebagai bagian integral dari strategi pemerintah dalam menghadapi perubahan pola musim. Langkah-langkah pengelolaan infrastruktur air ini dinilai krusial agar sektor pertanian lebih tangguh dalam merespons dampak iklim.

Baca Juga

Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Selain kebutuhan sarana dan prasarana fisik, para petani juga memerlukan informasi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Kebutuhan data cuaca ini perlu dibarengi dengan informasi pendukung serta langkah nyata dan konkret dari pemerintah guna membantu petani menentukan masa tanam dan pola pengairan yang tepat.

Sumber: Republika

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kementerian Pertanian

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap