Di tengah dinamika perekonomian global yang terus bergerak cepat, Bank Indonesia berhadapan dengan tantangan ganda untuk menjaga keseimbangan pasar domestik sekaligus mendorong laju perekonomian nasional. Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia, Destry Damayanti, memberikan penjelasan mendalam mengenai arah kebijakan bank sentral dalam merespons situasi ekonomi global saat ini. Penjelasan tersebut disampaikan secara daring pada kegiatan Editors Briefing yang diselenggarakan di Parapat, Sumatera Utara, pada hari Jumat (31/7). Dalam kesempatan tersebut, Destry memaparkan bahwa tingkat ketidakpastian global masih berada pada level yang sangat tinggi. Kondisi ini secara langsung dipicu oleh sikap hawkish yang ditunjukkan oleh bank sentral Amerika Serikat, The Fed, serta munculnya potensi berlanjutnya era suku bunga tinggi atau higher for longer dalam jangka waktu yang lebih panjang dari perkiraan sebelumnya.








