tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi Digital & Bisnis

Strategi Membangun Bisnis Penyedia PLTS Atap untuk Sektor Residensial dan Swasta

Lidya RumbayanDiterbitkan 2 Agu 2026 - 14.50 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Strategi Membangun Bisnis Penyedia PLTS Atap untuk Sektor Residensial dan Swasta
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Mengambil peluang di sektor energi baru dan terbarukan (EBT) kini menjadi salah satu langkah strategis bagi para pelaku usaha. Di Jakarta, dukungan pemerintah untuk mempercepat program transisi energi baru dan terbarukan terus mengalir, membuka jalan bagi pengembangan industri Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). CEO SolarKita, Amarangga Lubis, menyatakan dirinya sangat optimistis terhadap prospek pengembangan EBT nasional, termasuk di sektor PLTS. Bagi Anda yang tertarik untuk memanfaatkan peluang ekonomi ini, mengetahui strategi dan langkah operasional dalam menjalankan bisnis penyedia PLTS Atap adalah sebuah keharusan agar dapat bertahan di tengah dinamika pasar energi yang terus berkembang.

Langkah pertama dalam merintis usaha penyedia PLTS Atap adalah menentukan fokus target pasar yang tepat. Saat ini, pengembangan PLTS, khususnya PLTS Atap, sangat berfokus pada sektor swasta dan sektor residensial. Kedua sektor ini menawarkan potensi pasar yang besar bagi para pelaku usaha penyedia panel surya. Salah satu katalisator utama yang membuat sektor ini semakin menarik adalah harga per kilowatt-peak (kWp) PLTS Atap yang terus mengalami penurunan. Penurunan harga ini membuat instalasi panel surya menjadi lebih terjangkau, sehingga Anda dapat menawarkan solusi efisiensi energi yang kompetitif kepada calon pelanggan di perumahan maupun fasilitas perusahaan swasta.

Langkah kedua yang perlu Anda perhatikan adalah menyusun strategi edukasi pasar yang komprehensif. Meskipun prospeknya cerah, bisnis penyedia solar panel masih menghadapi tantangan terkait rendahnya kesadaran atau awareness masyarakat terhadap berbagai keunggulan PLTS Atap. Sebagai pengusaha, Anda harus proaktif mengedukasi calon konsumen mengenai manfaat jangka panjang penggunaan energi surya. Komunikasi bisnis Anda harus mampu menjelaskan secara rinci bagaimana PLTS Atap bekerja serta keuntungan operasional yang didapatkan. Edukasi yang tepat sasaran akan membantu mengatasi keraguan masyarakat dan mendorong tingkat adopsi yang lebih tinggi di sektor residensial dan swasta.

Baca Juga

Intip ke dalam 'Kos-kosan Barang' di DKI, Sewa Rp320.000-Tembus 7 Juta

Intip ke dalam 'Kos-kosan Barang' di DKI, Sewa Rp320.000-Tembus 7 Juta

Langkah ketiga berkaitan dengan manajemen operasional dan kepatuhan terhadap regulasi industri. Menjalankan bisnis penyedia panel surya berarti Anda harus siap berhadapan dengan berbagai tantangan teknis dan kebijakan pemerintah. Kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) menjadi salah satu aspek yang wajib Anda perhatikan saat mendistribusikan sistem PLTS Atap. Selain itu, industri ini juga masih menghadapi tantangan berupa ketergantungan pada bahan baku impor serta potensi gangguan rantai pasok komponen. Oleh karena itu, perencanaan rantai pasok yang matang, pencarian pemasok alternatif, dan pemahaman mendalam mengenai aturan TKDN sangat dibutuhkan agar operasional bisnis tidak terhambat.

Langkah keempat adalah memaksimalkan potensi penguatan rantai pasok lokal. Ke depannya, penguatan rantai pasok bahan baku di dalam negeri diharapkan dapat menjadi pendorong utama dalam meningkatkan penggunaan PLTS Atap. Anda dapat mulai menjajaki kemitraan dengan penyedia komponen lokal untuk mengurangi tingkat ketergantungan pada bahan baku impor. Dengan memanfaatkan komponen dari dalam negeri, Anda dapat merespons kebijakan TKDN dengan lebih baik dan meminimalisasi risiko dari gangguan rantai pasok global. Strategi adaptasi ini akan membuat fondasi operasional bisnis Anda menjadi lebih efisien dan tangguh dalam jangka panjang.

Baca Juga

Sugiono Ungkap Pentingnya Kehadiran Indonesia di KTT BRICS ke-18 India

Sugiono Ungkap Pentingnya Kehadiran Indonesia di KTT BRICS ke-18 India

Langkah terakhir adalah terus memperbarui wawasan bisnis dengan mengikuti perkembangan industri dari sumber dan ahli yang terpercaya. Dinamika pasar serta strategi bisnis PLTS Atap ini turut menjadi perhatian media ekonomi nasional. Pada hari Rabu, 29/07/2026, ulasan mengenai strategi bisnis PLTS Atap dalam menghadapi berbagai tantangan dibahas secara mendalam oleh Shania Alatas bersama Chief Executive Officer SolarKita, Amarangga Lubis. Diskusi informatif ini disiarkan dalam program Squawk Box di CNBC Indonesia. Dengan terus memantau ulasan dari para ahli dan praktisi industri, Anda dapat merancang strategi bisnis yang lebih adaptif untuk memenangkan persaingan di pasar penyedia PLTS Atap.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

CNBC IndonesiaEnergi TerbarukanPLTS AtapBisnis Solar PanelSolarKita

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  3. 3Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  4. 4Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap