tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan Publik
Beranda/Transformasi Bisnis

Strategi Membangun Kapabilitas dan Budaya ESG untuk Transformasi Bisnis

Andi SompaDiterbitkan 31 Jul 2026 - 01.49 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Strategi Membangun Kapabilitas dan Budaya ESG untuk Transformasi Bisnis
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

Penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance atau ESG kini telah berkembang menjadi elemen krusial bagi perusahaan yang ingin bertahan dan bertumbuh. Menteri Lingkungan Hidup, Moh. Jumhur Hidayat, menegaskan bahwa implementasi ESG telah menjadi fondasi penting dalam membangun daya saing perusahaan sekaligus menciptakan nilai jangka panjang. Bagi pelaku bisnis, ESG tidak boleh lagi hanya dipandang sebagai pemenuhan aspek kepatuhan semata, melainkan harus diubah menjadi keunggulan kompetitif. Sebagai contoh nyata, PT Pertamina (Persero) terus memperkuat implementasi keberlanjutan tersebut sebagai bagian dari transformasi bisnis mereka. Penguatan kapabilitas dan budaya ini menjadi modal penting bagi perusahaan dalam menjalankan transformasi sekaligus mendukung pencapaian target Net Zero Emission pada tahun 2060 atau bahkan lebih cepat. Bagi organisasi yang ingin melakukan langkah serupa, terdapat beberapa strategi yang dapat diterapkan berdasarkan pengalaman tersebut.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan PublikEkonomiEkonomi Digital & Bisnis
Ekonomi
Ekonomi Digital & Bisnis
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global
Populer

Langkah pertama yang krusial adalah merancang program internalisasi yang menyeluruh bagi seluruh tingkatan sumber daya manusia di dalam perusahaan. Transformasi bisnis yang berkelanjutan membutuhkan pemahaman yang merata di setiap lini. Hal ini diwujudkan oleh Pertamina melalui pembentukan Pertamina Sustainability Academy. Program internalisasi keberlanjutan ini dirancang secara komprehensif untuk seluruh pekerja atau yang dikenal dengan sebutan Perwira Pertamina. Sasaran peserta program ini tidak hanya terbatas pada karyawan di tingkat operasional, tetapi juga menjangkau jajaran pengambil keputusan tertinggi, yakni tingkat Direksi hingga Dewan Komisaris perusahaan.

Langkah kedua adalah menyusun jalur pembelajaran berjenjang yang terstruktur untuk menghadapi berbagai tantangan transisi energi di masa depan. Untuk membekali para pekerja dengan kemampuan yang relevan, perusahaan perlu merumuskan kurikulum yang bertahap. Pertamina Sustainability Academy mengadopsi sistem pembelajaran yang mencakup beberapa tingkatan, mulai dari Mandatory Sustainability Training, Sustainability Awareness Program, Sustainability Accelerator Program, Sustainability Masterclass, hingga program khusus seperti Sustainability Transcendence Forum. Melalui tahapan edukasi ini, setiap individu dibekali kapabilitas mulai dari pemahaman dasar hingga kemampuan pengambilan keputusan strategis.

Baca Juga

Solusi Keuangan Pemerintah Daerah dan Kepastian Gaji PPPK Tanpa PHK

Solusi Keuangan Pemerintah Daerah dan Kepastian Gaji PPPK Tanpa PHK

Langkah ketiga adalah menyelaraskan peningkatan kapabilitas sumber daya manusia dengan strategi pertumbuhan bisnis jangka panjang. Senior Vice President Business Sustainability PT Pertamina (Persero), Wenny Ipmawan, menjelaskan bahwa fasilitas akademi keberlanjutan tersebut dirancang secara khusus untuk membekali pekerja agar siap menghadapi tantangan transisi energi. Kesiapan ini pada akhirnya akan mendukung implementasi strategi bisnis perusahaan, seperti Dual Growth Strategy yang dijalankan oleh Pertamina. Hal ini membuktikan bahwa keberhasilan transisi energi tidak hanya bergantung pada adopsi teknologi baru, tetapi sangat ditentukan oleh kesiapan manusia di dalam perusahaan untuk beradaptasi dengan perubahan.

Langkah keempat adalah menanamkan budaya keberlanjutan melalui berbagai inisiatif komunikasi yang kreatif dan dilakukan secara berkesinambungan. Peningkatan keahlian teknis harus berjalan beriringan dengan pembangunan budaya kerja. VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menekankan bahwa penguatan budaya sangat penting agar prinsip keberlanjutan dapat diterapkan secara konsisten. Untuk mencapai hal tersebut, perusahaan dapat mengembangkan berbagai program budaya seperti inisiatif Jejak Keberlanjutan, pembuatan siniar atau podcast keberlanjutan, penyusunan materi edukasi Sustainability Insight, serta pendistribusian materi komunikasi dan siaran rutin kepada seluruh karyawan agar nilai-nilai tersebut hidup dalam keseharian.

Baca Juga

Mendorong Energi Terbarukan untuk Memperkuat Ekonomi Masyarakat Pesisir dan Pedesaan

Mendorong Energi Terbarukan untuk Memperkuat Ekonomi Masyarakat Pesisir dan Pedesaan

Langkah kelima adalah menjadikan pengakuan eksternal sebagai indikator keberhasilan dan motivasi untuk terus berkembang. Upaya sistematis dalam membangun kapabilitas dan budaya keberlanjutan pada akhirnya akan membuahkan hasil yang diakui oleh industri. Sebagai bukti, Pertamina Sustainability Academy berhasil meraih penghargaan Anugerah Utama Sektor Energi dalam ajang bergengsi IDX Channel Anugerah ESG 2026. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wenny Ipmawan dalam acara penganugerahan yang diselenggarakan di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, pada hari Rabu, tanggal 29 Juli. Pengakuan semacam ini bukan merupakan titik akhir, melainkan pendorong semangat bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas implementasi ESG di masa mendatang.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Transisi EnergiPertaminaESGKeberlanjutan BisnisPertamina Sustainability Academy

Berita Terbaru Lainnya

Edukasi Batas Usia Pernikahan Kemenkum Sulbar, Upaya Mencegah Risiko Kemiskinan BaruStrategi Sistem Koperasi Kakao Jembrana dalam Menstabilkan Harga dan Menembus Pasar EksporIHSG Sesi I Dibuka Menguat ke Level 6.110 di Tengah Lonjakan Harga Minyak DuniaRevisi Kuota Produksi Batu Bara dan Nikel 2026, Dampak Signifikan bagi Bisnis Kontraktor TambangPenemuan Jenazah Bayi di Klinik Amalia Pondok Aren dan Penangkapan PelakuPelajaran Tata Kelola Bisnis dan Mitigasi Risiko dari Kasus Korupsi Asuransi JasindoPenyelidikan Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Kejagung Periksa Tujuh Perusahaan dan Puluhan SaksiIstana Respons Putusan MK Terkait Pemisahan Anggaran Makan Bergizi Gratis dari Dana Pendidikan

Paling Banyak Dibaca

Faktor Pendorong IHSG Melesat Lebih dari 1 Persen pada 30 Juli 2026

Finance

Faktor Pendorong IHSG Melesat Lebih dari 1 Persen pada 30 Juli 2026

30 Jul 2026

Menyiasati Peluang Bisnis Daerah di Tengah Keterbatasan Fiskal dan Rencana Anggaran 2027

Ekonomi Digital

Menyiasati Peluang Bisnis Daerah di Tengah Keterbatasan Fiskal dan Rencana Anggaran 2027

30 Jul 2026

Dampak Kebijakan Pengetatan Impor Gula Rafinasi terhadap Ekonomi Petani Tebu

Ekonomi & Bisnis

Dampak Kebijakan Pengetatan Impor Gula Rafinasi terhadap Ekonomi Petani Tebu

30 Jul 2026

Cara Mengenali Ancaman TPPO di Ekosistem Digital Saat Mencari Peluang Kerja

Keamanan Digital

Cara Mengenali Ancaman TPPO di Ekosistem Digital Saat Mencari Peluang Kerja

30 Jul 2026

Panduan Bayar Tiket MRT Jakarta dengan Kartu Kredit Nirsentuh Mandiri

Keuangan Digital

Panduan Bayar Tiket MRT Jakarta dengan Kartu Kredit Nirsentuh Mandiri

30 Jul 2026

Edukasi Batas Usia Pernikahan Kemenkum Sulbar, Upaya Mencegah Risiko Kemiskinan Baru

Regulasi Ekonomi

Edukasi Batas Usia Pernikahan Kemenkum Sulbar, Upaya Mencegah Risiko Kemiskinan Baru

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Faktor Pendorong IHSG Melesat Lebih dari 1 Persen pada 30 Juli 2026Finance 路 30 Jul 2026
  2. 2Menyiasati Peluang Bisnis Daerah di Tengah Keterbatasan Fiskal dan Rencana Anggaran 2027Ekonomi Digital 路 30 Jul 2026
  3. 3Dampak Kebijakan Pengetatan Impor Gula Rafinasi terhadap Ekonomi Petani TebuEkonomi & Bisnis 路 30 Jul 2026
  4. 4Cara Mengenali Ancaman TPPO di Ekosistem Digital Saat Mencari Peluang KerjaKeamanan Digital 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Bayar Tiket MRT Jakarta dengan Kartu Kredit Nirsentuh MandiriKeuangan Digital 路 30 Jul 2026
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap