Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) mempercepat transformasi sektor pertambangan nasional agar tidak lagi berhenti pada aktivitas ekstraksi dan penjualan komoditas mentah. BUMN holding industri pertambangan ini diarahkan untuk menjadikan kekayaan mineral dan batu bara sebagai fondasi penggerak industrialisasi di dalam negeri.
Langkah tersebut merupakan bagian dari penugasan pemerintah kepada MIND ID guna mengoptimalkan nilai tambah komoditas tambang sebelum didistribusikan ke pasar.
Division Head of Institutional Relations MIND ID, Selly Adriatika, menegaskan bahwa pemanfaatan sumber daya alam Indonesia harus beralih menuju penciptaan rantai pasok industri yang solid. Pengolahan mineral di dalam negeri ditargetkan mampu memproduksi bahan baku yang selaras dengan kebutuhan manufaktur domestik.
Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Kemitraan Strategis dan Penguasaan Cadangan
Untuk merealisasikan rantai industri yang bernilai tambah tinggi, MIND ID aktif membangun kemitraan strategis bersama pelaku industri dan investor internasional. Kolaborasi ini difokuskan pada dua target utama: mempercepat transfer penguasaan teknologi pengolahan serta memperluas penetrasi pasar global bagi produk-produk hasil hilirisasi mineral Indonesia.
Di samping kerja sama teknologi, MIND ID mengemban mandat untuk mengambil alih penguasaan cadangan mineral dan batu bara strategis yang sebelumnya dikuasai pihak asing. Langkah penguasaan kembali aset-aset strategis tersebut dilakukan agar manfaat ekonomi yang dihasilkan dapat dialokasikan lebih optimal bagi kepentingan nasional.
Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Potensi Cadangan Mineral Nasional
Dorongan industrialisasi mineral ini ditopang oleh besarnya kekayaan cadangan tambang Indonesia. Berdasarkan data Badan Geologi, Indonesia tercatat menguasai sekitar 42 persen dari total cadangan nikel dunia.
Selain nikel, Indonesia juga memegang posisi sebagai pemilik cadangan timah terbesar di dunia, serta masuk dalam jajaran teratas negara dengan simpanan bauksit, emas, tembaga, dan batu bara terbesar secara global. Keberadaan cadangan melimpah inilah yang dijadikan basis utama MIND ID untuk memperkuat daya saing industri pengolahan di tanah air.






