tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi

Tantangan Rantai Pasok dan Strategi Hilirisasi Perekonomian Indonesia

Lidya RumbayanDiterbitkan 12 Agu 2026 - 16.36 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Tantangan Rantai Pasok dan Strategi Hilirisasi Perekonomian Indonesia
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Pemerintah Indonesia mencatatkan pencapaian positif dalam realisasi investasi sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data yang ada, realisasi investasi pada tahun tersebut berhasil mencapai angka sebesar Rp 1.950 triliun. Angka ini menunjukkan hasil yang menggembirakan karena berhasil melampaui target yang telah ditetapkan sebelumnya, dengan selisih sekitar 3% lebih tinggi. Capaian investasi ini menjadi modal penting bagi Indonesia, terutama dalam upaya mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional yang ambisius, yaitu mencapai 8%. Kendati demikian, pencapaian investasi yang melampaui target ini tidak serta-merta menghapus berbagai tantangan struktural yang masih membayangi perekonomian domestik.

Di tengah upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi tersebut, Indonesia masih dihadapkan pada sejumlah pekerjaan rumah yang cukup besar. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu. Menurut penjelasannya, tantangan utama yang dihadapi Indonesia saat ini mencakup struktur biaya rantai pasok yang dinilai masih tinggi. Selain itu, tingkat konsumsi masyarakat yang sangat besar serta ketergantungan terhadap impor yang masih tinggi juga menjadi persoalan krusial yang memerlukan penanganan serius dari pemerintah agar tidak mengganggu stabilitas ekonomi secara jangka panjang.

Todotua secara khusus menyoroti tantangan besar dalam pengelolaan rantai pasok untuk konsumsi domestik. Dengan jumlah populasi penduduk yang sangat besar, Indonesia memiliki tingkat konsumsi yang tinggi. Namun, kondisi populasi yang besar ini di sisi lain juga membuat Indonesia menjadi rentan terhadap tingginya biaya konsumsi. Todotua menekankan bahwa pekerjaan rumah besar bagi bangsa ini adalah bagaimana mengelola dan mengolah sendiri rantai pasok suplai yang juga merupakan bagian dari konsumsi masyarakat tersebut. Kemampuan untuk mengolah sendiri kebutuhan dalam negeri menjadi kunci penting agar Indonesia tidak terus-menerus bergantung pada pihak luar.

Baca Juga

Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Untuk mengatasi kerentanan akibat tingginya biaya konsumsi tersebut, pemerintah gencar mendorong program hilirisasi. Langkah hilirisasi ini digaungkan terutama untuk menekan biaya dari sisi permintaan (demand) konsumsi masyarakat. Hal ini dikarenakan kontrol terhadap biaya konsumsi pada dasarnya sangat bergantung pada negara produsen. Melalui hilirisasi, pemerintah berupaya menjadikan Indonesia sebagai negara produsen yang mampu mengolah bahan mentah secara mandiri. Pemerintah mendorong hilirisasi sebagai agenda besar nasional untuk menciptakan nilai tambah yang signifikan terhadap kekayaan sumber daya alam yang dimiliki oleh Indonesia.

Lebih lanjut, Todotua Pasaribu menyatakan bahwa kekuatan Indonesia yang sebenarnya tidak hanya diukur dari melimpahnya kekayaan sumber daya alam yang dimiliki. Menurutnya, kekuatan sejati Indonesia terletak pada bagaimana negara ini mampu menciptakan nilai tambah dari kekayaan sumber daya alam tersebut melalui proses pengolahan di dalam negeri. Tanpa adanya penciptaan nilai tambah, kepemilikan sumber daya alam yang melimpah tidak akan memberikan dampak optimal bagi perekonomian nasional. Oleh karena itu, hilirisasi menjadi strategi mutlak untuk menggeser posisi Indonesia dari sekadar penyedia bahan mentah menjadi penghasil produk bernilai tinggi.

Baca Juga

MNK Rokan, Tonggak Baru Pertamina Kembangkan Migas Non Konvensional

MNK Rokan, Tonggak Baru Pertamina Kembangkan Migas Non Konvensional

Di samping fokus pada program hilirisasi dan pembenahan rantai pasok, pemerintah Indonesia juga terus melakukan langkah-langkah pembenahan dari sisi internal pemerintahan. Salah satu langkah yang konsisten dijalankan adalah melanjutkan reformasi birokrasi, dengan fokus spesifik pada perbaikan sistem perizinan. Melalui reformasi perizinan ini, diharapkan proses investasi dapat berjalan dengan lebih efisien dan transparan. Upaya sinergis antara reformasi birokrasi perizinan, pendorongan hilirisasi untuk menciptakan nilai tambah, dan efisiensi biaya rantai pasok diharapkan dapat menjadi pendorong utama dalam mewujudkan target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8%.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

rantai pasokHilirisasi

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap