tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi

Tekan Dwelling Time, Bea Cukai Jakarta Optimalkan PLB

Retno PurwantoDiterbitkan 3 Sep 2026 - 01.37 路 3 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Tekan Dwelling Time, Bea Cukai Jakarta Optimalkan PLB
Foto/Ilustrasi: Republika
A-A+

Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta mengoptimalkan peran Pusat Logistik Berikat (PLB) sebagai fasilitas penyangga guna menekan waktu inap barang (dwelling time) dan mengurai penumpukan kargo di pelabuhan utama, termasuk Pelabuhan Tanjung Priok.

Optimalisasi tersebut dipantau langsung melalui peninjauan lapangan ke salah satu pengguna fasilitas PLB, PT Sarana Gemilang, yang berlokasi di Kawasan Berikat Nusantara (KBN), Jakarta. Peninjauan ini ditujukan untuk mengevaluasi efektivitas pemanfaatan fasilitas kepabeanan sekaligus menyerap aspirasi kendala operasional yang dihadapi pelaku usaha logistik.

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta Hendri Darnadi menjelaskan bahwa PLB berfungsi memindahkan muatan dari kawasan dermaga pelabuhan menuju fasilitas penampungan berikat sebelum barang melanjutkan tahapan distribusi berikutnya. Langkah ini berfokus menurunkan tingkat keterisian kargo (occupancy rate) di pelabuhan agar arus bongkar muat menjadi lebih lancar.

Baca Juga

Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Fasilitas PLB dirancang sebagai gudang logistik multifungsi dengan berbagai insentif kepabeanan dan perpajakan, seperti penundaan pembayaran bea masuk dan pajak impor. Importir diberikan kelonggaran menimbun barang di PLB hingga tiga tahun sebelum dikeluarkan untuk kebutuhan produksi atau distribusi. Di wilayah Jakarta, sebaran fasilitas PLB beroperasi di sejumlah titik strategis, termasuk kawasan Cakung dan Marunda.

PT Sarana Gemilang, yang telah memanfaatkan fasilitas PLB sejak 2017 hingga masa izin 2026, tercatat menjalankan kegiatan operasional tanpa kendala prosedural kepabeanan yang berat. Namun, dalam sesi peninjauan, pelaku usaha menyampaikan sejumlah hambatan terkait proses perizinan impor di luar otoritas kepabeanan.

Baca Juga

Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Hambatan tersebut mencakup lamanya pengurusan dokumen larangan dan pembatasan (lartas), persetujuan teknis di Kementerian Perindustrian, hingga penerbitan izin impor di Kementerian Perdagangan untuk komoditas besi baja dan suku cadang (spare parts). Selain proses administrasi yang memakan waktu, pelaku usaha juga mengeluhkan kuota impor yang disetujui kerap lebih kecil dari jumlah permohonan yang diajukan.

Sumber: Republika

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

LogistikBea Cukai

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap