tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/BPJS KESEHATAN

Tekan Impor, Bio Farma Dorong Capaian TKDN hingga 71 Persen

Sri NugrohoDiterbitkan 8 Sep 2026 - 07.12 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Tekan Impor, Bio Farma Dorong Capaian TKDN hingga 71 Persen
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

PT Bio Farma (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam mengurangi ketergantungan terhadap pasokan impor melalui peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Direktur Utama Bio Farma Shadiq Akasya memastikan bahwa tingkat kandungan lokal pada produk-produk yang dihasilkan perseroan saat ini telah mencapai 71 persen.

Pencapaian tersebut membuktikan bahwa ketergantungan Bio Farma terhadap bahan baku maupun komponen impor berhasil ditekan secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Keberhasilan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya strategis perseroan dalam mewujudkan kemandirian sektor kesehatan dan farmasi nasional.

Pengembangan Molekul dan Riset Vaksin

Untuk mencukupi kebutuhan di dalam negeri, Bio Farma melalui grup usahanya tercatat telah menyediakan sebanyak 19 molekul. Shadiq menjelaskan bahwa pihaknya berencana untuk terus melanjutkan pengembangan berbagai molekul baru demi memastikan pasokan obat domestik dapat terpenuhi secara mandiri.

Baca Juga

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Selain pengembangan molekul, ketahanan vaksin ke depan juga menjadi fokus utama Bio Farma. Perseroan terus menggelar riset mendalam serta menjalin kemitraan strategis dengan berbagai universitas, baik di tingkat nasional maupun perguruan tinggi di luar negeri, guna mengembangkan beragam jenis vaksin.

Kendati terus berinovasi dalam riset vaksin baru, Bio Farma tetap memastikan keberlanjutan pasokan vaksin kebutuhan dasar masyarakat di dalam negeri. Produk-produk esensial seperti vaksin Polio, Tetanus, dan Difteri, beserta vaksin kebutuhan dasar lainnya, terus diproduksi secara konsisten guna menjamin perlindungan kesehatan masyarakat.

Fasilitas Uji Klinis Berstandar Global

Di samping inovasi dan pengembangan produk baru, Bio Farma juga mengoptimalkan peluang pasar melalui bisnis uji klinis (clinical trial). Bio Farma telah memiliki fasilitas pengujian klinis yang kompeten dan siap dimanfaatkan oleh berbagai perusahaan farmasi global.

Baca Juga

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Layanan pengujian tersebut mencakup alur yang komprehensif, mulai dari tahap praklinis, pelaksanaan uji klinis, hingga tahapan registrasi produk. Seluruh rangkaian proses pengujian klinis ini berjalan di bawah pengawasan ketat Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI.

Standar pengawasan tersebut kian diperkuat oleh pengakuan internasional yang diraih oleh regulator obat nasional. BPOM RI telah resmi menyandang status WHO Listed Authority (WLA) dari World Health Organization (WHO), sehingga memperkuat kredibilitas proses pengujian dan riset klinis yang dijalankan bersama mitra global di Indonesia.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

TKDN

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

PINJAMAN ONLINE

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

24 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan 路 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap