tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi

Tenggat Waktu Reformasi Bea Cukai hingga September dan Langkah Perbaikan Kinerja

Lidya RumbayanDiterbitkan 11 Agu 2026 - 17.19 · 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Tenggat Waktu Reformasi Bea Cukai hingga September dan Langkah Perbaikan Kinerja
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Pemerintah melalui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah secara resmi memberikan tenggat waktu bagi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk berbenah dan melakukan perbaikan kinerjanya. Tenggat waktu yang diberikan oleh Menteri Keuangan tersebut jatuh pada bulan September. Sebagai salah satu instansi penting di bawah Kementerian Keuangan, Bea Cukai dituntut untuk segera menunjukkan langkah-langkah konkret dalam memperbaiki performa kerjanya. Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Djaka Budi Utama, kini memikul tanggung jawab besar untuk memimpin jalannya proses pembenahan internal ini demi memenuhi instruksi serta target yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sempat memberikan peringatan yang sangat keras terhadap institusi tersebut. Purbaya bahkan berkali-kali mengancam akan membekukan instansi Bea Cukai apabila tidak segera menunjukkan perubahan. Sebagai langkah alternatif jika pembekuan itu terjadi, Purbaya berencana untuk menggantikan peran dan fungsi Bea Cukai dengan Société Générale de Surveillance (SGS), sebuah lembaga inspeksi independen yang berbasis di Swiss. Ancaman pembekuan dan rencana pengalihan tugas kepada SGS asal Swiss ini menunjukkan betapa seriusnya pemerintah dalam menyikapi kinerja kepabeanan pada saat itu.

Namun, rencana pembekuan terhadap Bea Cukai tersebut pada akhirnya batal dilaksanakan. Pembatalan rencana pembekuan ini terjadi karena Presiden Prabowo Subianto secara langsung telah mengamati dan melihat adanya perbaikan kinerja yang signifikan di dalam tubuh Bea Cukai. Purbaya Yudhi Sadewa kemudian menyampaikan informasi mengenai penilaian positif dari Presiden Prabowo Subianto ini dalam acara Konferensi Pers APBN KITA yang dilaksanakan pada hari Selasa, 21 Juli 2026. Kendati rencana pembekuan tersebut dibatalkan karena adanya perkembangan positif, Presiden Prabowo tetap meminta agar jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus meningkatkan kinerjanya secara berkelanjutan.

Baca Juga

Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Merespons instruksi dan tenggat waktu perbaikan yang diberikan hingga bulan September, Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Djaka Budi Utama, memberikan penjelasan mengenai langkah-langkah reformasi yang sedang dilakukan. Penjelasan tersebut disampaikan oleh Djaka saat dirinya berada di Kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada hari Selasa, 11 Agustus 2026. Pada kesempatan itu, Djaka menegaskan bahwa perintah pembenahan dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sudah mulai dilaksanakan oleh Bea Cukai melalui serangkaian upaya nyata untuk memperbaiki kualitas pengawasan dan pelayanan kepabeanan di lapangan.

Sebagai salah satu wujud nyata dari upaya perbaikan kinerja yang sedang berjalan, Bea Cukai telah mengambil tindakan tegas dengan melakukan penindakan terhadap peredaran rokok ilegal. Langkah penindakan hukum terhadap rokok ilegal ini merupakan bagian dari tugas penting Bea Cukai dalam mengawal penerimaan negara. Dengan meminimalkan peredaran barang-barang ilegal, Bea Cukai berupaya memastikan agar perolehan penerimaan negara dapat berjalan dengan optimal dan sesuai dengan target yang telah dicanangkan oleh pemerintah. Pengawasan ketat ini menjadi salah satu pilar utama dalam pembenahan kinerja yang dituntut oleh Kementerian Keuangan.

Baca Juga

MNK Rokan, Tonggak Baru Pertamina Kembangkan Migas Non Konvensional

MNK Rokan, Tonggak Baru Pertamina Kembangkan Migas Non Konvensional

Dengan adanya tenggat waktu hingga bulan September yang telah ditetapkan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, seluruh jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kini terus berfokus untuk menjaga momentum perbaikan ini. Arahan dari Presiden Prabowo Subianto agar instansi ini terus meningkatkan kinerjanya menjadi landasan bagi Bea Cukai untuk tetap konsisten melakukan reformasi. Melalui berbagai penindakan hukum seperti pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai diharapkan mampu mengamankan penerimaan negara secara maksimal sekaligus mengembalikan kepercayaan publik terhadap tata kelola kepabeanan di Indonesia.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kementerian KeuanganBea CukaiPurbaya Yudhi Sadewa

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Kebakaran Pabrik Plastik di Balaraja, Kerugian Capai Rp10 Miliar

Afiliasi

Kebakaran Pabrik Plastik di Balaraja, Kerugian Capai Rp10 Miliar

7 Sep 2026

🔥

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator · 24 Agu 2026
  2. 2Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning · 12 Agu 2026
  3. 3Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis · 1 Sep 2026
  4. 4Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham PilihanInvestasi · 12 Agu 2026
  5. 5Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan · 12 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap